Annisa Travel Berangkatkan 70 Rombongan Haji VVIP dan Haji Plus

Jakarta, 10 Agustus 2018, pelakubisnis.com – Rombongan Jemaah Haji VVIP dan Haji Plus Annisa Travel sebanyak 70 orang kemarin 9/8 berangkat menuju Madinah untuk menunaikan serangkaian Ibadah Haji. Dari jumlah rombongan tersebut, sebanyak 37 orang merupakan Jemaah VVIP Annisa Travel dan sisanya Haji Plus.

Demikian disampaikan Direktur Utama Annisa Travel Eri Heriawati, di sela-sela menjelang keberangkatan rombongan Haji VVIP dan Plus Annisa Travel.

Menurut Eri Heriawati, rombongan Haji VVIP ini berangkat tanpa harus menunggu daftar tunggu. Beda halnya Jemaah Haji Plus yang  menunggu empat sampai lima tahun. “Jemaah Haji VVIP bisa langsung berangkat paling lambat pendaftaran dua minggu sebelum musim haji,” ujarnya seraya menambahkan bagi mereka yang keterbatasan waktu dan ingin segera menunaikan  rukun Islam kelima, maka Haji VVIP menjadi solusinya.

Jemaah Haji VVIP ini  menjadi difrensiasi Annisa Travel dibandingkan travel lainnya. Pasalnya, tidak banyak travel haji dan umroh yang mampu memberi jasa layanan Haji VVIP, karena keterbatasan quota visa haji khusus tersebut yang dikeluarkan pemerintah Arab Saudi dengan sangat terbatas.

Eri  menambahkan, Annisa Travel sejak beberapa tahun terakhir ini menjadi salah satu travel yang mendapat kepercayaan melayani Haji VVIP. “Annisa Travel menawarkan perjalanan Ibadah Haji VVIP prime time dengan beberapa pilihan lamanya perjalanan. Dari mulai program Haji VVIP 12 hari, 14 hari hingga 18 hari,” ujarnya serius. Paket ini sangat cocok bagi mereka yang tidak punya banyak waktu, tapi ingin menjalankan Ibadah Haji. Di mana paket 12 hari akan berangkat pada 4  Dzulhijjah sampai 12 Dzulhijjah. Dimana tanggal 4 Dzulhijjah tersebut merupakan keberangkatan terakhir seluruh Jemaah Haji Indonesia.

Namun demikian, sambung pendiri Annisa Travel ini, tidak ada yang membedakan antara Haji VVIP  dengan Haji Plus Annisa Travel dari segi pelayanan. Semua rombongan  Haji Annisa Travel selama di Madinah dan di Baitullah, Mekkah menginap di hotel full berbintang. “Selama menjalankan serangkaian Ibadah Umrah dan Haji, Jemaah akan aman dan nyaman beribadah selam 24 jam tanpa harus stress memikirkan jarak tempat ibadah,” ujanya serius.

Itu sebabnya dari awal keberangkatan sudah dirancang sedemikian rupa, sehingga membuat Jemaah nyaman.  Penerbangan, misalnya,  direct madinah tanpa transit sehingga tidak menyita tenaga dan waktu.

Tak hanya itu, perhitungan waktu lamanya perjalanan sudah diperhitungkan secara matang, yaitu  4 Hari 3 malam di Madinah ( 27 Dzulqaidah – 01 Dzulhijjah ) dan 15 hari full di Hotel Ghufran Mekkah (01 Dzulhijjah – 15 Dzulhijjah).

Selama di Madinah rombongan Jemaah Haji Annisa Travel  menginap di Hotel Movenpick Anwar Madinah yang berjarak kurang dari 5 menit jalan kaki dari Masjid Nabawi. Hotel ini hanya berjarak 4 km dari Gunung Uhud dan 3 km dari Pasar Kurma Madinah.  Di Madinah jemaah akan dibimbing untuk mengetahui tempat-tempat istimewa, diantara Raudhah, Masjid  Quba dan  Jabal Uhud.

Sementara selama di Mekkah jemaah akan menginap di Hotel Dar Al-Ghufron yang terletak di depan Gerbang King Abdul Aziz, dan menyediakan kamar-kamar dengan pemandangan cakrawala Mekkah. Ada beberapa tempat istimewa di Mekkah, yaitu Multazam, Maqom Ibrahim.  Hijr Ismail, Rukun Yamani, ada Jabal Tsur, Jabal Rahmah  Hajar Aswad, dan Mina Muzdalifah, yang dikenal sebagai tempat dilaksanakannya kegiatan lempar Jumrah.

Sementara setiap musim Haji menjelang tanggal 9 Dzulhijjah, Arofah didatangi umat Islam dari seluruh dunia untuk melakukan Wuquf. Wuquf adalah mengasingkan diri atau mengantarkan diri ke suatu panggung replika Padang Mahsyar.

Ada juga Muzdalifah,  tempat jamaah haji diperintahkan untuk singgah dan bermalam setelah bertolak dari Arafah pada malam hari. Bermalam di Muzdalifah hukumnya wajib. Maka siapa saja yang meninggalkannya diharuskan untuk membayar Dam.

Erika menambahkan, para jemaah selama menjalankan serangkaian ibadah haji akan dilayani para pendaming dan dibimbing oleh ustadz yang mumpuni keilmuannya seperti Ustadz Hasan Ali Al Bahar, Guru Arkani Bahran dan Ustadz Sopiallah Muhajir, dan Ustadz Nor Khalim Mansyur, sehingga ibadah haji akan lebih khusuk’ dan semoga ketika ke tanah air para jemaah bisa menjadi Haji Mabrur. “Sungguh Haji yang Mabrur tidak ada balasannya kecuali syurga,” kata Erika panggilan akrab Eri Heriawati mengutip HR Bukhari dan Muslim.

Lebih lanjut ditambahkan, layanan Annisa Travel dilakukan secara terintegrasi. Mulai handling di Bandara dan Imigrasi, special handling selama di Jeddah dan special handling selama pelaksanaan haji. Semua pelayanan tersebut dilakukan sendiri oleh tim Annisa Travel.

Oleh karena itu, lanjut Erika, Annisa Travel mengutamakan optimalisasi dengan layanan kekeluargaan. Diharapkan secara psikologis, pendekatan demikian mampu menciptakan harmonisasi sesama jemaah, sehingga diharapkan menjadi Haji Mabrur. [] yt