Indonesia Butuhkan Transformasi Ekonomi yang Kuat

Bali, 8 Desember 2018, pelakubisnis.com – Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Mardiasmo menyatakan, pada tahun 2050 Indonesia diproyeksikan  menjadi negara urutan ke-4 ekonomi terbesar di dunia. Oleh karena itu, acara AIFED ini adalah salah satu event penting bagi Indonesia untuk mewujudkan hal tersebut selain transformasi ekonomi yang kuat.

Demikian disampaikan Mardiasmo pada penutupan  acara The 8th Annual International Forum on Economic Development (AIFED) di Bali ini, pada 7/12.

Pada acara  bertajuk “Building for the Future: Strengthening Economic Transformation in Facing Forward Global Evolution” ini, Mardiasmo menjelaskan, penguatan transformasi ekonomi di Indonesia melibatkan industrialisasi dan diversifikasi ekonomi. Mendukung hal tersebut, Pemerintah sudah memberlakukan berbagai kebijakan kemudahan berusaha.

Tidak hanya itu, Pemerintah juga menyiapkan Indonesia menuju digitalisasi industri melalui program “Making Indonesia 4.0” dengan harapan dapat meningkatkan transformasi industri menjadi lebih bernilai guna dan berteknologi tinggi.

“Transformasi kualitas SDM juga salah satu area penting yang perlu diperkuat. Menurut World Bank, untuk mentransformasi kualitas manusia Indonesia harus dilakukan dengan berkelanjutan dan kepemimpinan yang kuat dari atas. Saya percaya kita sudah memiliki ini,” tambahnya.

Mardiasmo menegaskan,  diskusi AIFED yang sudah berlangsung selama dua hari merupakan permulaan. Untuk itu, ia berharap semua masukan dari forum ini dapat diimplementasikan menjadi sesuatu yang nyata dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. []mra/ind/nr/kemenkeu.go.id