BI Resmi Menjadi Anggota Network for Greening the Financial System

Jakaarta, 9 November 2019, pelakubisnis.com – Bank Indonesia (BI) resmi diterima sebagai anggota Network for Greening the Financial System (NGFS) terhitung sejak 6 November 2019. Keanggotaan BI dalam NGFS sejalan dengan komitmen Indonesia pada Paris Agreement dan Sustainable Development Goals (SDGs). NGFS bertujuan untuk mendefinisikan dan mempromosikan praktek dan analisis terbaik terkait pembiayaan hijau (green financing) guna mencapai pertumbuhan berkelanjutan yang ramah lingkungan.

Demikian rilis yang disampaikan Departemen Komunikasi, BI, pada 8/11.

Gubernur BI, Perry Warjiyo, menyampaikan, BI dapat memberikan nilai tambah dalam pengembangan kerangka kerja analitis terkait asesmen risiko iklim dengan mengintegrasikan risiko terkait iklim ke dalam pemantauan stabilitas sistem keuangan, pengukuran dampak dari perubahan iklim, dan perumusan kebijakan yang tepat untuk meminimalisasi risiko-risiko tersebut.

BI telah melakukan beberapa inisiatif sebagai wujud komitmennya terhadap pertumbuhan yang berkelanjutan, antara lain melakukan penelitian mengenai green financing yang kemudian berkontribusi pada pengembangan dan penerbitan obligasi hijau (green bond) oleh Pemerintah Indonesia, menyelenggarakan Annual Indonesia Investment Forum secara berkala yang menempatkan promosi green financing untuk proyek infrastruktur sebagai agenda utama, dan mempersiapkan task force terkait keuangan berkelanjutan untuk mengkoordinasikan dan menyelaraskan berbagai upaya dalam memperkuat peran BI untuk mencapai target SDGs.

Seluruh anggota NGFS bersedia secara sukarela untuk bertukar pengalaman, berbagi praktek terbaik, berkontribusi pada pengembangan manajemen risiko lingkungan dan iklim di bidang keuangan, dan untuk memobilisasi arus modal untuk mendukung transisi menuju ekonomi yang berkelanjutan.

NGFS memiliki 3 workstream area, yaitu i) Microprudential / supervisory (pengawasan), ii) Macrofinancial; dan iii) Scaling Up Green Finance. Dalam hal ini, BI berkontribusi pada Workstream 2 “Macrofinancial” dan Workstream 3 “Scaling Up Green Finance,” sejalan dengan mandat yang diemban oleh BI. Bank Indonesia diterima sebagai anggota dengan “unanimous agreement” semua anggota NGFS.

NGFS adalah lembaga internasional independen yang beranggotakan bank sentral dan pengawas lembaga keuangan yang dibentuk atas inistiatif Banque de France dalam Paris “One Planet Summit pada Desember 2017.” Bank Sentral/Pengawas Lembaga Keuangan dari negara peers yang telah menjadi anggota NGFS yaitu Bank Negara Malaysia, Bank of Thailand, Hong Kong Monetary Authority, Japan FSA, Monetary Authority of Singapore, People’s Bank of China, Reserve Bank of Australia, dan Reserve Bank of New Zealand.[] sp/foto: ist