Jumlah Penumpang Angkutan Laut Februari Menurun

Jakarta, 4 April 2020, pelakubisnis.com – Jumlah penumpang angkutan laut di lima pelabuhan utama pada Februari 2020 mengalami kontraksi sebesar 35,1% yoy. Pertumbuhan pada Februari 2020 tersebut jauh lebih rendah dibandingkan pertumbuhan pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 146,3% yoy.

Jumlah barang angkutan laut juga mengalami penurunan sebesar 10,7% yoy pada Februari 2020. Penurunan pada Februari 2020 ini lebih dalam dibandingkan Februari 2019 yang turun sebesar 0,6% yoy.

Pandemi COVID-19 berdampak terhadap sektor pelayaran nasional dan industri penunjangnya. Berdasarkan informasi dari Indonesian National Shippowners’ Association (INSA), terdapat beberapa aspek yang terdampak pada sektor pelayaran, yaitu penurunan volume kargo, baik pada ekspor maupun impor tujuan Tiongkok yang menurun hingga 14-18% dan juga ke negara tujuan lain, seperti Singapura dan Korea Selatan.

Ke depan, kami memperkirakan sektor pelayaran masih akan terdampak oleh COVID-19. Dalam menjaga aktifitas pelayaran, Pemerintah masih akan membuka akses pelabuhan, namun terdapat pembatasan-pembatasan, terutama untuk penyeberangan penumpang.[]hef/Daily Economic Review/Bank Mandiri/sp/foto:ist