Mendadak Narsis Karena TikTok!

Banyak bakat terpendam dari sebagian orang  yang berkreasi di aplikasi-aplikasi media sosial seperti Facebook, YouTube, Instagram dan terakhir TikTok!   Dan TikTok  yang penetrasinya di seluruh dunia dalam empat tahun mencapai 689,17 juta pengguna ini,  ternyata membuka peluang bagi seseorang menjadi terkenal dan meraup banyak rejeki!

Indra Brasco duet bersama puteri ketiganya, Nala bermain TikTok/Foto: Instagram Indra Brasco

Indra Brasco, suami dari artis Mona Ratuliu mendadak jadi jago joget. Dengan gerakan lincah, ia menemani Syanala Kania Salsabila yang sedang ‘demam’ TikTok. Nala, demikian sapaan akrab puteri ketiga Indra dan Mona, rajin sekali  memvideokan aktifitas berjogetnya dengan gerakan-gerakan kekinian ala TikTok.

Mengisi waktu kosong selama pandemi Inul Daratista dan suami berkreasi lewat TikTok!/Foto: TikTok Inul Daratista

Tak mau ketinggalan, penyanyi dangdut Inul Daratista bersama suaminya,  Adam Suseno yang selama ini dikenal tak banyak gaya tiba-tiba muncul juga main TikTok.  Dengan aksinya yang lucu dan membuat netizen ‘ngakak’.  Salah satu video dari puluhan koleksi video pendek yang dibuat pasangan artis asal Jawa Timur ini,  mereka tampil seperti naik kuda dengan dandanan yang benar-benar sudah dipersiapkan dengan matang. Dalam video tersebut  Adam dan Inul terlihat seperti koboi yang sedang naik kuda. Adam yang mengenakan  sangku nasi di kepala berada di depan membonceng Inul di belakang  mengenakan gayung di kepala sebagai pengganti topi. Tapi setelah di zoom out ternyata mereka tidak sedang naik kuda, melainkan hanya bergoyang-goyang di teras rumah.  Ada-ada saja!

Alwiansyah, bocah asal Sulawesi Tenggara mendadak jadi artis berkat TikTok/Foto: Instagram Alwiansyah

Tak sedikit orang yang mendadak viral menjadi trending topic di kalangan netizen karena meng-upload video pendeknya lewat TikTok. Bahkan beberapa diantaranya sampai diundang ke acara-acara televisi. Seperti Alwiansyah, bocah asal Kolaka, Sulawesi Tenggara  yang kini menjadi terkenal karena kerap di undang stasiun televisi menjadi bintang tamu dalam beberapa program acara hiburan. Sampai-sampai karena kepiawaiannya bernyanyi dengan ekspresi penuh penghayatan, ditambah anak ini pandai mengaji, beberapa musisi ingin mengorbitkan Alwi bahkan adapula artis seperti Dewi Pesik yang ingin mengangkat anak. Tak dipungkiri, kini Alwiansyah mendadak menjadi seorang bintang cilik di tanah air. Diakuinya ini berkat TikTok!

Ada banyak alasan kenapa orang tertarik mengunduh aplikasi TikTok.  Seperti yang dikutip idntimes.com, ada 5 alasan mengapa banyak orang bermain TikTok. Pertama, karena menghibur diri sendiri dan orang lain. Kedua, menjauhkan sikap anti jaim. Ketiga, bisa dilakukan kapan saja, dimana saja, dengan siapa saja dan gaya apa saja. Keempat, bisa populer menjadi artis TikTok!, kelima, main TikTok bikin ‘happiness level’ kita meningkat.

Lain lagi alasan Veronica Sari Dewi  yang rajin mengupload video pendeknya lewat TikTok! Wanita yang tinggal di Yogyakarta ini mengaku menggunakan aplikasi ini  untuk melenturkan otot-otot dan melatih koordinasi gerakan otot dan otak. Ia melakukannya bila kebetulan ada waktu santai di tengah aktifitasnya mengurus rumahtangga dan mengurus usaha konveksinya. Sedikitnya sebulan sekali Dewi berkreasi membuat video pendek berdurasi kurang lebih 60 detik untuk kemudian diupload ke TikTok!

Di waktu santai tak sedikit ’emak-emak jaman now’ bermain TikTok/Foto: Facebook

Dewi, demikian sapaan akrab wanita 50 tahun ini, mengupload video pendeknya lewat aplikasi TikTok kemudian mempostingnya ke sosial media seperti facebook dan instagram. Tak sedikit teman dunia maya merespon gaya Dewi ketika berjoget.”Bahkan ada juga yang ketularan  main TikTok,”kata Dewi kepada pelakubisnis.com.

Main TikTok sangat simpel! Cukup download aplikasinya dan   Anda akan melihat banyak video pendek yang cukup menginspirasi kita untuk ikut mengirimkan video-video yang menghibur. Lantas kalau belum punya ide, Anda berinteraksi saja dulu dengan pengguna lainnya, melihat apa saja video pendek yang mereka buat, lalu mulailah mencoba membuat konten dan ada banyak fitur yang memudahkan Anda menghasilkan konten yang luar biasa dan lebih pede ketika mengunggahnya.

”Awalnya jadi penonton saja dulu. Waktu pertama kali masuk,  saya lihat ada pasangan sakit Alzheimer main TikTok untuk melatih daya ingat. Terus ada sekelompok penderita cancer, disitu mereka saling support lewat lagu dan tarian..disitu saya mulai ikut. Pertama kali saya buat konten TikTok dengan senam jari,”Dewi menceritakan pengalamannya di awal bermain TikTok.

Dikutip dari Fimela.com,  Head of Users and Content Operations TikTok Indonesia, Angga Anugrah Putra menjelaskan,” Format video pendek memungkinkan orang belajar sesuatu yang baru. Di masa pandemi, TikTok bisa jadi sarana menyemangati dan berbagi. Dari situ berkembang konten seperti ini (konten edukasi). Banyak konten edukasi. Berbagai konten tips, hitung cepat,”.

Tak dipungkiri euforia TikTok menumbuhkan kreatifitas  banyak orang untuk berkreasi menghasilkan konten-konten yang menghibur.   Namun, muncul pro kontra yang membuat aplikasi buatan negara Tiongkok ini  sangat kontroversial. Contoh ketika Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menuduh TikTok sebagai aplikasi yang  merusak keamanan nasional setelah sekitar 100 juta masyarakat AS menggunakan aplikasi milik ByteDance ini. Pejabat AS sempat prihatin tentang pengguna data dan potensi Tiongkok mengakses data masyarakatnya karena mengunduh aplikasi TikTok.

Bahkan tak sedikit blogger yang memaparkan dampak negatif dan positifnya bermain TikTok! Salah satu tulisan di Kompasiana.com misalnya. Ada yang menyebut, seseorang menjadi terlalu kreatif demi video lucu dan menarik sehingga tak mampu menilai mana yang pantas dan mana yang tidak.

Kendati demikian, TikTok adalah platform video singkat  yang diisi dengan fitur-fitur kreatif dan menarik untuk memberikan wadah bagi para penggunanya dalam berekspresi, bisa narsis dengan konten-konten menarik yang menghibur. Dari sekedar lipsing dengan gaya diiringi musik, kemudian joget dan menari, hingga mengisi konten berupa tips dan tricks bermanfaat yang kemudian dibagikan ke media sosial.

Diluncurkan tahun 2016 sebagai proyek raksasa China, Bytedance yang bernama asli Douyin, aplikasi ini sempat diblokir Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Republik Indonesia pada 2018 lalu karena dianggap banyak sekali konten yang tidak baik ditiru anak-anak.

Ketika dibuka kembali aksesnya pihak TikTok berjanji membersihkan konten-konten negatif dalam platformnya dan tak adala lagi konten serupa di masa depan,  serta meningkatkan batas umur pengguna dari 12 tahun menjadi 16 tahun. Namun apa yang terjadi? Hingga hari ini  tak sedikit bocah di bawah umur senang bermain TikTok!

Yang terjadi faktanya, kebanyakan pengguna TikTok berasal dari kalangan remaja sampai orangtua pun ikut-ikutan memakai aplikasi ini.  Dan pengaruhnya ternyata tak ngtrend di Indonesia saja, tapii hampir  semua negara bagian Asia Tenggara pun lagi demam TikTok. Aplikasi milik Toutiao ini mampu mencetak keuntungan USD 30 milliar. Dan mengutip dari cnbcindonesia.com,  penetrasi TikTok per Juli 2020 sudah mencapai 689,17 juta pengguna di seluruh dunia. []Siti Ruslina