IHSG Ditutup Positif 1,76 Persen pada Pekan Akhir Februari

Jakarta, 23 Februari 2019, pelakubisnis.com – Minggu ketiga Februari,  pasar ditutup positif dengan menunjukkan data Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) meningkat sebesar 1,76 persen ke level 6.501,38 dari 6.389,09 pada penutupan pekan sebelumnya. Seiring dengan kenaikan IHSG, nilai kapitalisasi pasar juga mengalami peningkatan sebesar 1,76 persen menjadi sebesar Rp7.392,35 triliun dari Rp7.264,29 triliun pada penutupan pekan sebelumnya.

Sementara itu, rata-rata nilai transaksi harian BEI mengalami peningkatan sebesar 5,18 persen menjadi Rp9,63 triliun dari Rp9,16 triliun pada penutupan pekan sebelumnya. Kemudian rata-rata volume transaksi harian BEI juga mengalami peningkatan sebesar 0,03 persen menjadi 14,22 miliar unit saham dari 14,21 miliar unit saham dari pekan sebelumnya. Hanya rata-rata frekuensi transaksi harian BEI yang mengalami perubahan sebesar 4,40 persen menjadi 444,47 ribu kali transaksi dari 464,93 ribu kali transaksi dari pekan lalu.

Selama sepekan, investor asing mencatatkan jual bersih sebesar Rp79 miliar dan sampai dengan pekan akhir bulan Februari 2019 investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp10,88 triliun.

Agenda Seremoni Pembukaan Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari Senin (18/2), dibuka oleh CNBC Indonesia dan OPPO dalam rangka Pembukaan Kompetisi Perdagangan Saham “OPPO Stocks In Your Hand”. Kompetisi Perdagangan Saham “OPPO Stocks in Your Hand” berlangsung dari 18 hingga 22 Februari 2019 dan akan ditutup bersamaan dengan Penutupan Perdagangan BEI hari Jumat (22/2).

Sementara itu Seremoni Pembukaan Perdagangan BEI pada akhir pekan ini dibuka oleh Bank Bukopin dalam rangka Peningkatan Inklusi Pasar Modal untuk Karyawan Bukopin melalui Pelaksanaan Program Sekolah Pasar Modal dan Forum Investor, pada hari Jumat (22/2).

Pada Rabu (20/2) BEI kembali mencatatkan Obligasi dan Sukuk Ijarah, kali ini yang dicatatkan adalah Obligasi Berkelanjutan III PLN Tahap III Tahun 2019 dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan III PLN Tahap III Tahun 2019, yang diterbitkan oleh PT PLN (Persero) dengan nilai nominal sebesar Rp2.393.000.000.000 untuk Obligasi Berkelanjutan III PLN Tahap III Tahun 2019, serta Sukuk Ijarah Berkelanjutan III PLN Tahap III Tahun 2018 yang dicatatkan dengan nilai nominal sebesar Rp863.000.000.000.

Total emisi Obligasi dan Sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2019 adalah 13 Emisi dari 10 Perusahaan Tercatat senilai Rp11,44 Triliun.

Dengan pencatatan ini maka total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 390 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp420,91 Triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 117 Perusahaan Tercatat. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 100 seri dengan nilai nominal Rp2.454,83 Triliun dan USD400 juta. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 11 emisi senilai Rp9,55 Triliun.

Pada pekan ini, tepatnya pada Kamis (21/2) Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mencatatkan Perusahaan Tercatat ke-6 di tahun 2019 yaitu​ PT Armada Berjaya Trans Tbk yang tercatat dengan kode saham JAYA dan dicatatkan pada Papan Pengembangan BEI. JAYA merupakan Perusahaan Tercatat yang bergerak pada Sektor Infrastructure, Utilities and Transportation dengan Subsektor Transportation.[]sp