Mendag: Perkuat Kerja Sama untuk Tingkatkan Pasokan Migor di Banda Aceh

Banda Aceh, 27 Februari 2022, pelakubisnis.com – Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi memantau ketersediaan minyak goreng (migor) ke Pasar Al Mahirah di Banda Aceh, Aceh, pada 26/2. Kunjungan ke Banda Aceh dilakukan karena merupakan daerah yang menjadi tolok ukur untuk seluruh wilayah Provinsi Aceh.

Hasil pantauan menunjukkan pasokan migor di Banda Aceh tersedia, tetapi harganya masih belum  sesuai dengan  Harga  Eceran  Tertinggi  (HET)  yang  ditetapkan  Pemerintah.  Untuk  itu,   Lutfi  menegaskan  pentingnya  penguatan  kerja  sama  dengan  pemerintah  daerah  untuk menambah suplai agar harga migor sesuai HET yang berlaku yaitu Rp11.500/liter untuk migor curah, Rp13.500/liter untuk kemasan sederhana, dan Rp14.000/liter untuk kemasan premium.

Pada pantauan migor di Pasar AlMahirah, hadir Walikota Banda Aceh Aminullah Usman. Mendag juga  turut  didampingi  Direktur  Jenderal  Perdagangan  Dalam  Negeri  Kemendag  Oke  Nurwan  dan Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Indrasari Wisnu Wardhana.

 “Saya mengapresiasi ketersediaan migor di Banda Aceh walaupun harganya belum sesuai dengan HET. Untuk meningkatkan pasokan di Aceh diperlukan penguatan kerja sama dengan pemerintah daerah sehingga harga migor dapat terjangkau masyarakat. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu memanfaatkan jalur suplai dari Medan, Sumatra Utara untuk meningkatkan pasokan migor di Aceh,” ungkap Mendag Lutfi.

Rapat Koordinasi Minyak Goreng

Usai  kunjungan  ke  Pasar  Al  Mahirah,  Lutfi  bersama  Sekretaris  Daerah  Aceh  Taqwallah,    memimpin   rapat   koordinasi   minyak   goreng.   Rapat   dihadiri   Dinas   Perdagangan   dan Perindustrian di seluruh Provinsi Aceh, perwakilan PT PPI, serta perwakilan dari distributor minyak goreng.

Mendag memastikan suplai migor akan bertambah dan meminta Kepala Disperindag Provinsi Aceh untuk  memastikan  distribusi  migor  berjalan  baik. “Diharapkan  dalam  seminggu  ke  depan  akan berangsur normal,”ujar Lutfi.

Lutfi  menegaskan,  Kemendag  akan  terus  memantau  ketersediaan  migor  dan  keterjangkauan harga  sesuai  dengan  HET  yang  ditetapkan  Pemerintah  dan  mengawal  kewajiban  implementasi domestic  market  obligation(DMO)  bagi  perusahaan  eksportir  untuk  memasok  20  persen  dari volume ekspornya untuk kebutuhan domestik.

Kunjungan  kerja  ke  Banda  Aceh  ini  mengakhiri  rangkaian  kunjungan  kerja  Mendag  Lutfi  di  Pulau Sumatra   dalam   rangka   memantau   ketersediaan   pasokan   dan   keterjangkauan   harga   migor. Kunjungan kerja di Pulau Sumatra berlangsung di lima kota yaitu Lampung, Padang, Jambi,   Medan,   dan   Banda   Aceh pada   24–26   Februari   2022.   Kunjungan   kerja   ini   sekaligus menunjukkan komitmen Mendag Lutfi untuk memastikan ketersediaan migor yang terjangkau bagi masyarakat. Kunjungan kerja jugaakan dilanjutkan ke sejumlah kota besar lainnya di Indonesia.[]sp