Indonesia dan Uni Eropa Sepakat Akselerasi Perundingan I—EU CEPA

Jakarta,  19 Desember  2022, pelakubisnis.com  – Indonesia  dan  Uni  Eropa  (UE)  berhasil  menyelesaikan substansi   pengaturan   jasa   keuangan   di   bawah   kerangka   perdagangan   jasa dan pembahasan  berbagai  isu,  terutama  di  bidang  ketentuan  asal  barang  dan hambatan teknis perdagangan.

Hal   tersebut   dicapai   setelah   Indonesia   dan   UE   menuntaskan   putaran   ke-12   Perundingan Indonesia — European   Union   Comprehensive   Economic   Partnership   Agreement   (I—EU   CEPA) secara virtualpada 16 Desember 2022. Putaran ke-12 perundingan I-EU CEPA dilangsungkan pada 12—16 Desember 2022.

“Perundingan putaran ke-12  adalah  putaran  penuh  pertama  setelah  pertemuan  terakhir  pada November   2021.   Namun,   Delegasi   Indonesia   dan   EU   berkomitmen   untuk   mempercepat perundingan   sesuai   instruksi   Presiden   kedua   negara,”  ujar  Direktur   Perundingan   Bilateral Kementerian Perdagangan Johni Martha, dalam rilis yang disampaikan 19/12.

Johni  memimpin  perundingan  tersebut  sebagai  Ketua  Kelompok  Perunding  Indonesia  bersama Filip Deraedt dari Komisi Eropa sebagai Ketua Kelompok Perunding UE.

Putaran  ke-12  membahas  15  isu  runding,  yaitu  perdagangan  barang;  ketentuan  asal  barang; instrumen   pengamanan   perdagangan;   hambatan   teknis   perdagangan;   cukai   dan   fasilitasi perdagangan;    perdagangan    jasa;    investasi;    penyelesaian    sengketa    investasi;    pengadaan pemerintah;  perdagangan  dan  pembangunan  berkelanjutan;  transparansi  dan good  regulatory practice; mutual  administrative  assistance;  penyelesaian  sengketa;  ketentuan  institusional;  serta kerja sama ekonomi dan peningkatan kapasitas.

Presiden  RI  Joko  Widodo  dan  Presiden  Komisi  Eropa  Ursulavon  Der  Leyen  mengharapkan kemajuan dalam Perundingan I–EU CEPA pada pertemuan bilateral di sela-sela KTT G20 pada 14 November  2022  di  Bali.  Sebelumnya,  Menteri  Perdagangan  RI  Zulkifli  Hasan  dan  Wakil  Presiden Eksekutif/Komisaris   Eropa   (EVP)   untuk   Perdagangan   Valdis   Dombrovskis   juga   mendorong perundingan untuk segera dapat diselesaikan dan diimplementasikan.

Untuk itu, seluruh Ketua Kelompok Kerja pada masing-masing isu diminta untuk menyusun target pada  setiap  putaran  selanjutnya  sehingga  I—EU  CEPA  dapat  mencapai  kemajuan  signifikan  dan diselesaikan. “Tahun depan kami merencanakan empat putaran perundingan dengan harapan dapat tercapai kemajuan dan kesepakatan substansial,” lanjut Johni.

Diluncurkan  pada  18  Juli  2016,  Perundingan I—EUCEPA  telah  berlangsung  sebanyak  11  putaran baik  secara  langsung  maupun  virtual.  Putaran  ke-13  direncanakan  pada  awal  Februari  2023  di Indonesia.

Perdagangan Indonesia-UE

Total  perdagangan Indonesia—UE  pada  2021  tercatat  sebesar  USD  29,1  miliar.  Pada  periode tersebut,  ekspor  Indonesia  ke  UE  tercatat  sebesar  USD  18  miliar  sedangkan  impor  Indonesia  dari UE sebesar USD 11,1 miliar.

Komoditas  ekspor  andalan  Indonesia  ke  UE  pada  2021  adalah  minyak  kelapa  sawit  dan fraksinya; asam  lemak  monokarboksilat  industri;  alas  kaki  dengan  sol  luar  karet,  plastik,  kulit  samak,  atau kulit komposisi dengan bagian atas bahan kulit; alas kaki dengan sol luar karet, plastik, kulit samak, atau  kulit  komposisi  dengan  bagian  atas  bahan  tekstil;  serta  karet  alam. Sementara  impor  utama Indonesia dari EU pada 2021 adalah vaksin; obat-obatan; kertas atau kertas karton yang dipulihkan (sisa dan skrap); susu dan krim; serta instrumen dan peralatan yang digunakan dalam ilmu medis, bedah, perawatan gigi atau kedokteran hewan.[]sp