Bali Creative Industry Center Siap Gelar IFCA 2023

Jakarta, 24 Maret 2023, pelakubisnis.com – Direktur Industri Aneka dan IKM Kimia, Sandang dan Kerajinan, Kementerian Perindustrian, Ni Nyoman Ambareny menjelaskan, selain program Inkubator Bisnis Kreatif, Bali Creative Industry Center  (BCIC) akan melaksanakan Indonesia Fashion and Craft Awards (IFCA). Kegiatan ini sebagai upaya melahirkan Desainer Muda Bidang Kriya dan Craft yang memiliki visi sustainability atau keberlanjutan.

“IFCA merupakan satu-satunya kompetisi desain di bidang fesyen dan kriya yang mengangkat tema sustainability, dan bukan hanya berkompetisi namun para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan coaching dari para praktisi fesyen dan kriya, bahkan juga praktisi bisnis, branding, penggiat ekonomi kreatif serta fasilitasi pembuatan prototipe dan mitra perajin lokal,” papar Ambareny. 

Pada tahun  lalu IFCA berhasil melahirkan enam desainer muda berbakat yang menjadi pemenang IFCA 2022. Adapun pemenang tersebut dibagi menjadi dua kategori, yaitu untuk kategori kriya dengan Pemenang pertama, yaitu Naufal dengan produk “Guitar Buf”, gitar elektrik dari limbah plastik. Pemenang kedua, Edi Waluyo dengan produk “Mini Owl Clock”limbah logam menjadi jam berbentuk burung hantu. Sedangkan pemenang ketiga adalah Rifandi Ramdhan Sopyan dengan produk “Hereuy Oray”karpet matras dengan konsep permainan ular tangga dengan material upcycling limbah tekstil.

Sedangkan di kategori fesyen, yang meraih juara pertama adalah Ismi Fauziyah Asri dengan karya “Sendu Gurau” “It is not greenwash, it is waste!” yang merupakan suatu ruang kreasi dan eksplorasi material tekstil. Juara kedua adalah Putri Lestari dengan produk “Salur Lapis” produk aksesoris fesyen berupa tas yang terbuat dari susunan limbah multiplek dari workshop furnitur dan dikombinasikan dengan material kayu. Adapun juara ketiga adalah Dewa Ayu Kade Paramahamsa Satya Devi dengan produk “Sepatu Bercerita Series 1. “Kok Lautku Gini”,sepatu yang memanfaatkan kembali limbah serta bahan yang bersifat alami dan ramah lingkungan.

Ambareny juga menyampaikan, pada tahun 2023, IFCA mengambil tema Neighbourhood Spirit, dengan mengajak desainer untuk lebih peduli terhadap lingkungan komunitas pelaku industri kecil dan menengah yang berada di sekitar dan berkolaborasi dengan mereka melalui desain yang inovatif sehingga bisa meningkatkan nilai tambah IKM.

Hal tersebut sesuai dengan nilai kekerabatan di Indonesia yang terkenal dengan semangat gotong-royong dan juga sesuai dengan tujuan pembangunan berkelanjutan nomor sembilan, yaitu membangun infrastruktur yang tangguh, meningkatkan industri inklusif dan berkelanjutan, serta mendorong inovasi.

“Selain itu, kami juga berharap IFCA dapat memperkuat perekonomian Indonesia melalui pemberdayaan industri Kecil dan Menengah dengan sumber daya lokal dan pasar lokal,” jelasnya.

Bagi pelaku industri kreatif yang belum dapat mengikuti Inkubator Bisnis Kreatif dan IFCA, dapat mengikuti program BCIC melalui Creative Talk baik secara online maupun offline yang membahas tips dan trik IKM dalam mengembangkan usaha, pengembangan desain produk, marketing dan branding bersama para akademisi dan praktisi bisnis.

“Kalender Creative Talk 2023 akan dilaksanakan 2 kali tiap bulan mulai April 2023. Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan BCIC, dapat disimak melalui laman Instagram @bcicofficial dan website bcic-ikm.net,” pungkas Ambareny.[]sp