Mendag : Tingkatkan Peran Muslimah Sebagai Pelaku Usaha Nasional

Lamongan, 7 Mei 2023, pelakubisnis.com  – Menteri  Perdagangan  Zulkifli  Hasan  mengajak  muslimah  pengusaha  Aisyiah berkontribusi  secara  aktif  dalam  membangun  perdagangan  nasional.  Peluang  perdagangan  di  dalam negeri  dan  luar  negeri  sangat  terbuka  luas.  Selain  pasar  domestik  yang  terus  tumbuh,  pasar  ekspor nontradisional seperti di Afrika, Timur Tengah, dan Asia Selatan sangat terbuka luas.

Demikian  disampaikan    Zulkifli  Hasan  saat  memberi  sambutan  dalam  Musyawarah  Daerah (Musda) ke-12 Aisyiyah Lamongan, di Universitas Muhammadiyah Lamongan, Lamongan, Jawa Timur, pada 6/5.

Hadir dalam acara ini Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Wakil Bupati Lamongan KH Abdul Rouf,  Ketua PW  Aisyiyah  Jawa  Timur  Rukmini  Amar,  Ketua  Pengurus  Daerah  Aisyiyah  Lamongan  Sumu  Zanarofah. Turut mendampingi Sekjen Kementerian Perdagangan Suhanto, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Isy Karim, serta Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang iklim Usaha dan Hubungan Antar Lembaga Fajarini Puntodewi.

“Diharapkan kehadiran Aisyiyah dapat memberikan kontribusi nyata dan membangkitkan kiprah para perempuan dalam perekonomian dan perdagangan Indonesia. Ada banyak peluang bagi para anggota Pimpinan  Wilayah  (PW)  Aisyiyah  dan  usaha  mikro,  kecil,  dan  menengah  (UMKM)  di  Lamongan  untuk terus berkontribusi bagi perdagangan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia,” tegas  Zulkifli Hasan.

Zulkifli  Hasan  menyampaikan,  pentingnya  kolaborasi  sebagai  kunci  para  pelaku  usaha  dalam menghadapi  dinamika  nasional  dan  global.  Tahun  2023  menjadi  tahun  yang  penuh  tantangan  sebab perang  Rusia-Ukraina  masih  belum  berakhir.  Selain  itu,  ancaman  krisis  pangan,  krisis  energi,  krisis keuangan, hingga krisis geopolitik masih terus berlanjut.

Zulkifli Hasan menyebarkan kabar optimisme bagi pelaku usaha, khususnya para  muslimah  pengusaha. “Kita harus  bersyukur karena perekonomian Indonesia 2022  tumbuh  5,31 persen. Pada April 2023, inflasi Indonesia tercatat semakin membaik sebesar 4,33 persen, meskipun periode tersebut adalah bulan Ramadan dan Idulfitri. Selain itu, harga pangan tetap stabil dengan stok yang  cukup  sehingga  momen  Idulfitri tahun ini dapat dirayakan tanpa gejolak pangan,”ujar  Zulkifli Hasan.

Dijelaskan Zulkifli Hasan, optimisme juga terjadi dalam kinerja  perdagangan luar negeri. Neraca perdagangan  Indonesia  tumbuh  surplus  selama  32  bulan  berturut-turut,  danpada  2022  surplus mencapai USD 54,46 miliar.

“Capaian ini merupakan hasil dari promosi, misi dagang, dan pembentukan kerja sama perdagangan atau  kita  sebut  toll  way  seperti  PTA,  FTA,  maupun  CEPA.  Peluang  ekspor  masih  terbuka,  meskipun pertumbuhan globaldiproyeksikan melambat,”ujar Zulkifli Hasan.

Zulkifli Hasan mengungkapkan, pada misi dagang ke Arab Saudi, terdapat 8 kerja sama antara pelaku  usaha  Indonesia  dengan  5  pengusaha Arab Saudi  dan  berhasil  membubuhkan  kontrak  sebesar Rp2,5  triliun.  Menurutnya,  ke  depan,  pasar  ekspor  masih  sangat  terbuka  luas,  baikekonomianalam per  di  Timur  Tengah maupun negara tujuan ekspor lainnya.

“Ke depan kami akan terus memperkuat dan meningkatkan perdagangan di pasar nontradisional dengan  memanfaatkan  pangsa  pasarnya  yang  besar.  Seperti  di    Afrika  dengan  penduduk  lebih  dari  1 miliar,  Timur  Tengah  dengan  penduduk  485  juta,  serta  Asia  Selatan  dengan  jumlah  penduduk  1,84 miliar,”ujar Zulkifli Hasan.

Di dalam negeri, Zulkifli Hasan akan terus menggenjot dan memberdayakan UMKM. Kemendag akan memperkuat kemitraan UMKM dengan ritel modern, marketplace, dan lembaga pembiayaan.

 “Saya berharap para anggota PW Aisyiyah dan UMKM di Lamongan terus berkontribusi agar ekosistem perdagangan  Indonesia  semakin  tinggi  dan menjadi  bagian  dalam  pencapaian  visi  Indonesia  sebagai negara maju di tahun 2045,” imbuh Zulkifli Hasan.

Zulkifli  Hasan    menyampaikan  selamat  atas  terselenggaranya  Musyawarah  Daerah  ke-12 Aisyiyah Lamongan dengan tema “Perempuan Berkemajuan Mencerahkan Peradaban Bangsa.”

Sementara  itu,  Bupati  Lamongan  Yuhronur  Efendi  mengapresiasi  peran  penting  gerakan  dakwah Aisyiyah di Lamongan dalam membangkitkan perekonomian Lamongan pascapandemi. 

“Berkat dukungan dan kolaborasi para  kader   Aisyiyah  dan  Muhammadiyah,  pemulihan  ekonomi  bisa kita kelola dengan baik melalui berbagai gerakan moral  seperti Gerakan Ayo Ditumbasi (Ayo dibeli) dan Gerakan Ayo Beli Produk Lamongan, sehingga pertumbuhan ekonomi tahun 2022 mencapai 5,56 persen, lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional,”ujar Yuhronur.

Yuhronur    mengucapkan  selamat  atas  diselenggarakannya  Musyawarah  Daerah  ke-12  Aisyiyah Lamongan.  “Peran  Aisyiyah  sangat  relevan  sebagai  perempuan    yang  menjalankan  peran  multifungsi baik sebagai ibu, isteri, pengurus persyarikatan karena perempuan merupakan kunci dalam membangun peradaban,” tutupnya.[]sp