Kunjungi Pabrik BPI, Wamendag Dorong Rencana Ekspansi Produk Indonesia ke Luar Negeri

Bekasi, 26 Januari  2024, pelakubisnis.com – Wakil  Menteri  Perdagangan  Jerry  Sambuaga menyatakan,  Kementerian Perdagangan  terus  berupaya  mendorong  rencana  ekspansi  produk  Indonesia  ke  luar  negeri. Hal  ini disampaikan dalam kunjungan lapangan (field visit) kepabrik PT Bakrie Pipe Industries (BPI), bagian dari PT Bakrie and Brothers Tbk (BNBR) di Bekasi,Jawa Barat, pada 25/1.

Turut  hadir Wakil  Presiden  Direktur PT  BNBR  Tbk Anindra  Ardiansyah  Bakrie dan  Presiden  Direktur PT  BPI  R.  Atok  Hendrayanto  T.  Kunjungan  lapangan  ini dihadiri 50 peserta  yang terdiri  dari  pegawai PT BPI dan PT BNBR Tbk.

“Kementerian  Perdagangan terus berupaya  mendorong  rencana  ekspansi  produk  Indonesia  ke  luar negeri.   Produk   ekspor memberikan   kontribusi    positif   untuk   pertumbuhan perekonomian Indonesia. Para  pelaku  usaha  harus  optimistis  produk  yang  mereka  hasilkan  akan berkembang dan berdaya di pasar global,” ujar Jerry.

Jerry mengungkapkan, pemerintah memiliki 46 perwakilan perdagangan di seluruh dunia. Perwakilan  perdagangan  tersebut  terdiri  dari 19 Indonesia  Trade  Promotion  Center (ITPC),  24 Atase Perdagangan (Atdag), 1 Konsul Perdagangan,  1 Kantor Dagang  dan EkonomiIndonesia  (KDEI),  dan1  duta  besar  di World  Trade  Organization  (WTO). Para  pelaku usaha dapat  menghubungi para perwakilan perdagangan Indonesia yang bertugas mempromosikan produk Indonesia.

“Terdapat 46 perwakilan perdagangan di seluruh dunia. Terdapat Atdag yang ditempatkan di ibu kota negara  dan  ITPC yang  ditugaskan  di  kota perdagangan. Para  perwakilan  perdagangan  Indonesiadi seluruh dunia siap memfasilitasi para pelaku usaha untuk mengekspor produk ke luar negeri,” tegas   Jerry.

Jerry juga meninjau produk-produk PT BPI yang diolah dari bahan baku lokal, seperti pipa helical  submerged  arc  welding (HSAW), pipa longitudinal  submerged  arc  welding(LSAW),dan  pipa electric  resistance  welded (ERW).  Produk-produk pipa  PT  BPI  tersebut  memiliki tingkat  komponen dalam negeri(TKDN) sebesar 52—66 persen.

“Ini sangat luar biasa, tingkat komponen TKDN-nya lebih dari 50 persen. Artinya, TKDN sudah menjadi prioritas  di  PT  BPI.  Hal  ini  dapat  dibagikan  kepada  pelaku  usaha  lain agar meningkatkan kesadaran dalam penggunaan komponen-komponen dalam negeri,”pungkas Jerry.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia berhasil mencetak surplus neraca perdagangan selama  44  bulan  berturut-turut  sejak  Mei  2020.  Adapun  nilai  surplus  perdagangan  Indonesia pada Desember 2023 adalah sejumlah USD3,31 miliar. Surplus ini meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang berjumlah USD2,41 milar.

Wakil  Presiden Direktur PT BNBR Tbk Anindra Ardiansyah Bakrie mengungkapkan, PT BPI didirikan pada 1959 dan telah memiliki sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) dan internasional, yaitu American Petroleum Institute (API) dan American Standard Testing and Material (ASTM). PT BPI juga selalu meraih SNI Award dengan predikat perak atau emas yang digelar Badan Standardisasi Nasional secara tahunan.

“PT BPI merupakan salah satu perusahaan yang menopang pertumbuhan PT BNBRTbk. Produk-produk yang dihasilkan telah bersertifikasi SNI dan internasional,” ujar Ardi Bakrie.

Ardi Bakrie menambahkan, PT BPI siap melanjutkan rencana ekspansi produk Indonesia ke luar negeri. PT BPI telah berpengalaman mengekspor produk-produknya ke pasar global, seperti Kuwait, Australia, Iran, dan Amerika Serikat.

Saat  ini,  PT  BPI sedang  melangsungkan  konstruksi  jetty PT South  East  Asia  Pipe  Industries  (SEAPI)  di Kabupaten Lampung Selatan untuk memudahkan kegiatan logistik pipa berukuran besar. Pembangunan jetty juga  bertujuan  untuk  mengoptimalkan sumber  daya,  kapasitas,  dan  proses  produksi  PT  SEAPI.Proses pembangunan jetty ditargetkan akan selesai pada pertengahan 2024.[]sp