Mendag Zulkifli Hasan: Ekspor Pinang Indonesia Peringkat ke-1 Dunia

Muaro Jambi, 14 Juli 2024, pelakubisnis.com  – Mendag Zulkifli Hasan melepas secara simbolis ekspor pinang PT Best Star Indonesia untuk Juli 2024 sebanyak 28 kontainer, yang terdiri dari delapan kontainer ke Arab  Saudi  dan  20  kontainer  ke  Bangladesh  dengan  total  nilai  USD  692  ribu  atau  setara  Rp11,10 miliar. Pelepasan ekspor dilakukan di gudang PT Best Star di Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, pada 13/7.

Dalam  pelepasan  ekspor  tersebut,  Zulkifli  Hasan  menyampaikan,  Indonesia  merupakan eksportir  pinang  nomor  satu  dunia  dan  memasok  35  persen  kebutuhan  pinang  global.  Ia  pun mengajak semua pemangku kepentingan untuk terus menjaga dan memperkuat prestasi itu.

“Pasar  pinang  terbesar  ada  di  India,  Arab  Saudi,  Bangladesh,  dan

Vietnam. Pelepasan  ekspor  ke Arab  Saudi  dan  Bangladesh  kali  ini  kami  harap  dapat  menjadi  momentum  mendorong perluasan akses pasar bagi produk pinang Indonesia,”ujar Zulkifli Hasan.

Turut  hadir  dalam  acara  pelepasan  ekspor ini,  yaitu Gubernur  Jambi  Al  Haris,  Kepala  Dinas Perindustrian  dan  Perdagangan  Provinsi  Jambi  Kemas  Fuad,  dan  Direktur  Utama  PT  Best  Star Indonesia  Muhammad  Andhika  Sakali.  Sementara  itu,  turut  mendampingi  Mendag  Zulkifli  Hasan, yaitu Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Isy Karim, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Budi Santoso, dan Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer Miftah Farid.

Zulkifli  Hasan mengatakan akan  terus  menggelar  pelepasan  ekspor  sebagai  bentuk dukungan bagi produk Indonesia yang berhasil menembus pasar mancanegara. “Pelepasan ekspor merupakan  hal  positif.  Kita  akan  terus  gelar  ini  untuk  mendorong  semangat  ekspor  para  pelaku usaha,”kata  Zulkifli Hasan.

Zulkifli  Hasan pun mengapresiasi PT Best Star Indonesia yang terus-menerus mendorong peningkatan  ekspor  produk  pinang  Indonesia  ke  pasar  global.  PT  Best  Star  Indonesia  merupakan perusahaan binaan dari Kementerian Perdagangan melalui program pengembangan ekspor. PT Best Star Indonesia juga telah berupaya memberdayakan petani pinang di daerah Jambi, Lampung, dan Bengkulu.

Ekspor  produk  pinang  Indonesia  periode  Januari—Mei  2024  tercatat  sebesar  USD  49,1  juta. Sedangkan  pada  2023  tercatat  sebesar  USD  127,  39  juta  dengan  negara  tujuan  ekspor  terbesar pinang  Indonesia,  yaitu  Iran  (42,11  persen),  India  (14,82  persen),  Tiongkok  (10,81  persen), Bangladesh (9,41 persen), dan Malaysia (5,86 persen).

 Permintaan dunia untuk pinang sangat menjanjikan. Permintaan impor dunia tahun 2023 mencapai nilai  sebesar  USD  358,7  juta.  Tren  impor  pinang  lima  tahunan  dunia  (2019—2023)  juga  tumbuh positif sebesar 39 persen.

Negara-negara pengimpor pinang terbesar  di dunia, antara  lain,  India  (USD 147,3  juta),  Iran  (USD 55,69 juta), Bangladesh (USD 35,30 juta), Persatuan Emirat Arab (USD 34,42 juta), dan Vietnam (USD 26,5 juta).

Pinang  tidak  hanya  untuk  konsumsi  langsung,  tetapi  juga  untuk  industri  bernilai  tambah  seperti biomedis untuk antidepresan, antioksidan, dan lain-lain.[]sp