Kolaborasi Pembinaan UMKM YDBA Bersama Triatra
Jakarta, 26 November 2024, pelakubisnis.com- Untuk memperkuat rantai pasok, PT Triatra Sinergia Pratama (Triatra) menggandeng YDBA (Yayasan Dharma Bhakti Astra) berkolaborasi melakukan pembinaan 11 UMKM binaan YDBA untuk mendapatkan support pelatihan dan fasilitas.
Bertempat di Galeri YDBA Sunter Jakarta Utara berlangsung penandatanganan kerja sama antara Triatra dengan YDBA dan para UMKM binaannya yang diwakili Tri Sukamto, Owner PT Bimuda Karya Teknik, Senin 25 November 2024.
Turut hadir di acara tersebut Rahmat Samulo, Ketua Pengurus YDBA, Sekretaris Pengurus YDBA, Ema Poedjiwati Prasetio, Bendahara Pengurus YDBA Agung K Sampurno, Chrisman Wibowo, Business Support Deputy Director PT Triatra Sinergia Pratama dan jajaran manager PT United Tractors Pandu Engeneering (UTPE) serta para UMKM terpilih binaan YDBA.
Pada sessi pertama dibuka dengan kata sambutan dari Rahmat Samulo selaku Ketua Pengurus YDBA, dan sambutan dari pihak Triatra dan perwakilan dari UMKM terpilih binaan YDBA. dilanjutkan penandatanganan MoU Kolaborasi dan ditutup dengan sessi bincang-bincang.
Dalam kata sambutannya Rahmat Samulo menyampaikan, kerja sama ini merupakan komitmen penguatan rantai pasok melalui program pembinaan dan fasiitasi pasar yang melibatkan pegiat UMKM terpilih YDBA di sektor Manufaktur. Terpilih 11 UMKM binaan YDBA yang akan dibina dan dikembangkan YDBA bersama Triatra. “Sebagai informasi, dari 11 UMKM ini sudah 6 UMKM masuk ke rantai pasokan Astra. Sebelumnya masuk ke industri roda dua dan empat. Sekarang masuk ke alat berat,”jelas Rahmat Samulo.
Sementara Chrisman Wibowo, Business Support Deputy Director PT Triatra Sinergia Pratama (Triatra) mengatakan, pihaknya melihat kolaborasi ini sebagai peluang untuk mengembangkan UMKM/IKM dalam negeri dapat berkontribusi dalam men-support komponen-komponen alat berat yang dibutuhkan PT United Tractors Pandu Engeneering (UTPE) yang selama ini banyak mengandalkan komponen-komponen impor.
Ia menjelaskan, Triatra adalah distributor yang dibentuk UTPE 3 tahun lalu untuk mensupport bisnis UTPE. UTPE dengan brand produknya Patria, merupakan anak perusahaan United Tractors, member dari Astra International yang bergerak di bidang engeneering dan manufacturing untuk alat berat mining, non mining dan marine. Sejak 3 tahun lalu UTPE membangun Triatra sebagai distributor brand Patria.
Berangkat dari kekhawatiran selalu bergantung kepada supplier luar negeri dan semangat membawa kebermanfaatan bagi negeri, Triatra berupaya mencari cara bagaimana UTPE bisa menghasilkan produk di negeri sendiri. “Semoga dalam waktu dekat sudah ada gambaran outlook. Triatra tidak bisa bergulir tanpa peran UMKM. Perlu solusi untuk berdinamika bersama,”demikian terang Chrisman dalam kata sambutannya seraya menambahkan, sudah ada 6 UMKM YDBA yang sudah bekerjasama dengan UTPE sebelumnya.
Diakui Chrisman, Patria selalu dihadapkan pada kendala ketersediaan sparepart impor. Apa harus selalu impor? Kalau spartpart motor bisa dipasok di dalam negeri, kenapa sparepart produk alat berat maritime harus impor?. “Tata kelola, legalitas dan kualitasnya belum cukup baik? Ini bisa dikerjakan dengan mesin CNC yang cukup umum dan sudah dikuasai teman-teman di dalam negeri seperti anak-anak SMK (Sekolah Menengah Keterampilan). Makanya di sini perlu YDBA yang mampu mengembangkan mendampingi sehingga masalah tata kelola, legalitas dan kualitas bisa terjawab,”papar Chrisman.
Rahmat Samulo berharap para UMKM binaan YDBA ini akan bersemangat melihat, mempelajari dan memahami QCD (quality, cost, delivery) untuk memenuhi standar level Patria. Yang dilakukan Astra merupakan sesuatu yang efektif. Kalau proyek ini berhasil, itu menjadi sesuatu yang luar biasa bagi UMKM. Itu yang diinginkan Om William (William Soerjadjaja) selaku pendiri Astra yang menginginkan Astra seperti pohon rindang terutama untuk UMKM. []sr
