KAI Perpanjang Promo Merdeka, Diskon Tiket KA 20% Hingga 31 Agustus 2025
Jakarta, 20 Agustus 2025, pelakubisnis.com – Guna meningkatkan brand awareness, brand image, serta minat masyarakat untuk menggunakan kereta api sebagai moda transportasi andalan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) kembali menghadirkan program “Perpanjangan Promo Merdeka” berupa potongan harga tiket sebesar 20%.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menjelaskan, “Tingginya minat masyarakat pada Promo Merdeka 17 Agustus 2025 menjadi dasar bagi KAI untuk memperpanjang masa promo hingga 31 Agustus 2025. Ini merupakan bentuk apresiasi KAI kepada pelanggan sekaligus upaya untuk terus meningkatkan minat masyarakat menggunakan kereta api yang aman, nyaman, dan tepat waktu.”
Syarat dan Ketentuan Promo Merdeka Perpanjangan
a. Periode pembelian tiket: 21–31 Agustus 2025 melalui seluruh channel resmi penjualan tiket KAI.
b. Periode keberangkatan berlaku: 21–31 Agustus 2025.
c. Diskon tidak berlaku pada tarif khusus serta tidak dapat digabung dengan reduksi dan/atau promo lainnya.
d. Tiket dengan tarif diskon dapat dibatalkan dan diubah jadwal sesuai aturan yang berlaku.
e. Promo berlaku selama alokasi tiket diskon masih tersedia.
f. Tidak berlaku untuk KA Luxury, Compartment, Priority, Imperial, Panoramic, dan/atau kereta wisata lainnya.
Dalam program perpanjangan ini, terdapat 60 kereta api yang tersedia tiket dengan tarif Promo Merdeka, terdiri dari, 52 KA Jarak Jauh (KAJJ) keberangkatan dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen dan 8 KA Lokal Pangrango dengan relasi Bogor Paledang – Sukabumi maupun sebaliknya.
Ixfan menambahkan, “Kami mengajak masyarakat untuk segera memanfaatkan promo ini dengan melakukan pemesanan melalui aplikasi Access by KAI, website resmi kai.id, maupun channel resmi penjualan tiket lainnya. Segera pesan sebelum kuota tiket promo habis.”
Program Perpanjangan Promo Merdeka juga menjadi wujud dukungan KAI terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:
• SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan): menghadirkan transportasi publik yang lebih terjangkau, inklusif, dan ramah lingkungan.
• SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim): mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke kereta api yang rendah emisi, sehingga membantu menekan polusi udara dan jejak karbon.
• SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi): meningkatkan mobilitas masyarakat yang berdampak positif pada sektor ekonomi, pariwisata, dan UMKM di berbagai daerah tujuan kereta.
Dengan langkah ini, KAI terus berkomitmen tidak hanya menyediakan moda transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu, tetapi juga mendukung agenda pembangunan berkelanjutan nasional maupun global.[]sr
