Kemendag Targetkan Indonesia Jadi Kiblat Fesyen Muslim Dunia

Jakarta, 12 Maret  2023, pelakubisnis.com – Permintaan  fesyen  muslim  di  pasar  dalam  dan  luar  negeri  terus meningkat  sejalan  dengan  perkembangan  fesyen  muslim  yang menjadi  gaya  hidup  (lifestyle). Indonesia dapat memanfaatkan peluang itu agar menjadi kiblat fesyen muslim dunia.

Demikian  disampaikan Inspektur  Jenderal  Frida  Adiati pada  penutupan MUFFESTPlus  Road  to INTUMOTION 2023, pada 10/3 di Jakarta. Acara ini diselenggarakan pada 7 – 10 Maret2023 dengan tema “Unlock Global Opportunities with MUFFESTPlus”.

“Indonesia harus bergotong  royong mengakselerasi  pertumbuhan  industri fesyen muslim dalam negeri  hingga  akhirnya  terwujud ‘Indonesia  Sebagai  Kiblat  Fashion  Muslim  Dunia’.Kuncinya adalah   kolaborasi dan penguatan ekosistem fesyen muslim Indonesia. Indonesia pasti   bisa mengambil peluang ini karena Indonesia kaya ragam kearifan dan budaya lokal yang bisa menjadi inspirasi dan aset bagi para desainer untuk terus berkarya,”ujar Frida.

Menurut Frida, sesuai  Roadmap  Fashion Muslim  Indonesia, ditargetkan pada  2023 untuk  penguatan jaringan  (networking) dan (berinteraksi) connecting dengan  terjun  langsung dalam peta fesyen internasional.

Frida  menyebutkan, Kementerian  Perdagangan telah berkolaborasi dengan  para jenama  untuk berpartisipasi   di   ajang   fesyen   bergengsi internasional.   Misalnyapada 3–6   Maret   2023, Kementerian  Perdagangan mengantarkan enam  jenama Indonesia  untuk  mengikuti L’adresse Trade Showroom pada Paris Fashion Week 2023 di Paris, Prancis. Pada kegiatan ini, Kementerian Perdagangan berkolaborasi  dengan  KBRI  dan  Tokopedia. Selain  itu, pada  13  Februari  2023, Kementerian Perdaganganjuga berpartisipasi pada “Indonesia Now”pada New York Fashion Week 2023di New York, Amerika Serikat.

“Saya  sangat bahagia sekaligus bangga  melihat jenama  fesyen muslim Indonesia  tampil  di  pasar global dan bersanding dengan jenama Internasional. Jenama Indonesia sangat mumpuni bersaing dengan jenama internasional,”ungkap Frida.

Kementerian   Perdagangan,   lanjut Frida,sangat memahami   pentingnya   keterlibatan   seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mewujudkan Indonesia sebagai kiblat fesyen muslim dunia dan menjadikan kekuatan baru ekonomi nasional.

“Untuk  itu  tak  henti-hentinya, Kementerian  Perdagangan mengajak  kolaborasi  dan  kerjasama yang  erat  dari  seluruh  pihak  untuk  menyukseskan kegiatan-kegiatan fesyen muslim. Kami  juga mengundang  partisipasi  dan  kolaborasi para  peserta  yang  hadir pada acara  utama (main  event) Jakarta  Muslim  Fashion  Week (JMFW) 2024 pada 19–21 Oktober  2023 di  ICE-BSD. Kegiatan  ini direncanakan bersamaan dengan Trade  Expo  Indonesia sehingga  diharapkan  semakin  banyak buyer yang hadir dan menjalin kerja sama dengan pelaku usaha Indonesia,” imbuhFrida.

Frida memberikan  apresiasi kepada Indonesia  Fashion  Chamber (IFC) selaku inisiator MUFFEST. Acara yang telah diselenggarakan sejak 2016 tersebut kini, telah menjadi salah satu agenda tahunan yang dinantikan para pecinta fesyen muslim di Indonesia.“Selamat   menikmati   penampilan   karya   desainer   Indonesia yang   akan   tampil   setelah   ini. Saya optimistis, daya  saing fesyen muslim Indonesia  tidak  kalah dengan  fesyen  internasional. Fesyen muslim Indonesia dapat maju jika kita bersatu,”pungkas Frida.[]sp/foto: ist