46 Tahun Yayasan Astra-Yayasan Dharma Bhakti Astra: Bersinergi Menembus Lintas Gerenasi UMKM Indonesia

Jakarta, 5 Mei 2026 pelakubisnis.com – Yayasan Astra – Yayasan Dharma Bhakti Astra (Yayasan Astra) merayakan Hari Ulang Tahun ke-46 yang berlangsung secara  hybrid, digelar di Galeri YDBA, Jakarta, pada Selasa (5/5).

Mengusung tema “Bersinergi untuk Masa Depan Lintas Generasi UMKM Indonesia,” menjadi tonggak peringatan empat dekade lebih perjalanan Yayasan Astra mendampingi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di seluruh penjuru tanah air.

Ketua Pembina Yayasan Astra – Yayasan Dharma Bhakti Astra, Gita Tiffani Boer, mengatakan, 46 tahun bukanlah waktu yang singkat. “Selama empat dekade lebih, Yayasan Astra – Yayasan Dharma Bhakti Astra telah hadir sebagai mitra terpercaya bagi ribuan pelaku usaha kecil dan menengah di seluruh Indonesia, mendampingi mereka tumbuh, berkembang, dan naik kelas,” ujar Gita Tiffani Boer.

Pada tahun 2025, misalnya, Yayasan Astra mencatat sejumlah pencapaian signifikan, yaitu 2.030 UMKM aktif dibina, 4.674 tenaga kerja tercipta, nilai fasilitasi pembiayaan mencapai Rp 684 milyar dan nilai fasilitasi pemasaran UMKM Mandiri dan masih dibina mencapai Rp 4,9 Triliun

HUT ke-46 Yayasan Astra – Yayasan Dharma Bhakti Astra diwarnai oleh tiga seremoni kolaborasi strategis yang memperkuat ekosistem pembinaan UMKM nasional.

Pertama,  menampilkan penyerahan sampel part komponen otomotif dari perwakilan perusahaan Tier-1 kepada Industri Kecil dan Menengah (IKM) binaan. Prosesi ini disaksikan oleh enam Agen Pemegang Merek (APM) Grup Astra, yakni PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, PT Astra Daihatsu Motor, PT Isuzu Astra Motor Indonesia, PT Astra Honda Motor, PT Astra Otoparts Tbk, dan PT United Tractors Pandu Engineering. Program Link and Match yang didukung Kementerian Perindustrian RI ini bertujuan menghubungkan IKM dengan rantai pasok industri besar secara lebih sistematis dan berkelanjutan.

Kedua, penyerahan sertifikat Program ToT Batch 1 kepada tiga inkubator binaan, disaksikan oleh Asisten Deputi Produksi dan Digitalisasi Usaha Menengah Kementerian UMKM RI, Refani Anwar Aziz dan Perwakilan Deputi Inkubasi dan Digitalisasi Wirausaha Kementerian UMKM RI, Ima Rahmania. Selanjutnya, dilakukan penandatanganan komitmen oleh perwakilan peserta ToT Batch 2 dari Holding UMKM. Program ini dirancang untuk memperluas kapasitas pembinaan UMKM melalui jaringan inkubator di seluruh Indonesia, sehingga dampak pemberdayaan dapat menjangkau lebih banyak pelaku usaha.

Ketiga,  pemberian apresiasi berupa plakat dari Yayasan Astra kepada Himpunan Bengkel Binaan Astra (HBBA) atas komitmen dan kontribusinya dalam berkolaborasi dengan berbagai entitas Grup Astra. Kolaborasi ini meliputi berbagai jenis kemitraan usaha yang disaksikan oleh perwakilan PT Toyota Astra Motor (TAM), PT Astra International Tbk – Daihatsu Sales Operation (DSO), PT Astra International Tbk – Isuzu Sales Operation (ISO), PT Astra Otoparts Tbk (AOP), dan PT Astra Digital Mobil (OLX).

Di samping itu,  menghadirkan sesi talkshow bertema “Kolaborasi Lintas Generasi” yang menampilkan Brand Ambassador dan Next Generation Yayasan Astra dari dua bidang UMKM binaan. Narasumber dari PT Kawan Tekno Nusantara dan PT Bogor Sari Nutrisi berbagi pengalaman tentang bagaimana generasi pendiri membangun fondasi usaha dan tantangan yang dihadapi, serta bagaimana generasi penerus membawa inovasi dan adaptasi. Diskusi menyoroti pentingnya nilai-nilai seperti kejujuran, komitmen, dan konsistensi dalam menjalankan bisnis

Dari bidang manufaktur, hadir generasi pertama dan generasi kedua CV Kawani Tekno Nusantara (Bandung), Yadi T. Nugraha dan M. Amjad Ram Nugraha, yang telah menjadi UMKM Mandiri sejak 2024 dan kini dikelola oleh generasi kedua.

Dari bidang kuliner, tampil generasi pertama dan generasi kedua PT Bogor Sari Nutrisi (Bogor), Juhana dan Maulita, yang telah dibina sejak tahun 2024 dengan generasi kedua yang sudah melakukan berbagai inovasi produk dan pemasaran. Kisah kedua UMKM ini menjadi bukti nyata keberhasilan model pembinaan lintas generasi yang diterapkan Yayasan Astra.

Gita Tiffani Boer menegaskan,  komitmen Astra dalam memberdayakan UMKM merupakan perwujudan dari Catur Dharma Astra, khususnya butir pertama: “Menjadi milik yang bermanfaat bagi bangsa dan negara.”

“Mari kita jadikan momen HUT ke-46 ini sebagai titik tolak untuk melangkah lebih jauh, bersinergi lebih erat, dan berdampak lebih besar. Bersama, kita wujudkan UMKM Indonesia yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing global,” tambah Gita Tiffani Boer.

Hadir secara langsung dalam perayaan ini sejumlah pemangku kepentingan strategis, di antaranya Dirjen IKMA Kementerian Perindustrian RI, Ir. Reni Yanita M. Si; Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM RI, Bagus Rachman S.E., M.Ec. yang diwakili oleh Asisten Deputi Produksi dan Digitalisasi Usaha Menengah Kementerian UMKM RI, Refani Anwar Aziz; Ketua Pembina Yayasan Astra – Yayasan Dharma Bhakti Astra, Gita Tiffani Boer dan jajaran; Ketua Pengawas Yayasan Astra – Yayasan Dharma Bhakti Astra, Ivan Budiarnawan; Ketua Yayasan Astra – Yayasan Dharma Bhakti Astra, Rahmat Samulo beserta jajaran; Advisor Yayasan Astra – Yayasan Dharma Bhakti Astra, Tonny Sumartono; para pimpinan Grup Astra, mitra binaan, inkubator, serta para pelaku UMKM binaan Yayasan Astra. []sr