S&P Purchasing Managers’ Index Global Indonesia pada Oktober 2026 Meningkat

Jakarta, 2 November 2026, pelakubisnis.com – S&P Global PMI Indonesia Oktober 2026 tercatat sebesar 54,0 2026, meningkat dibandingkan dengan September 2026 sebesar 52,4. Peningkatan tersebut didorong oleh peningkatan permintaan produk manufaktur yang meningkat, terutama berasal dari permintaan ekspor. Peningkatan permintaan tersebut mendorong perusahaan untuk meningkatkan produksi dan meningkatkan pembelian bahan baku produksi.

S&P PMI Indonesia Oktober 2026 mencatat peningkatan dari produksi perusahaan, yang didorong oleh tren positif dari peningkatan permintaan. Permintaan pesanan baru terus meningkat sepanjang tiga bulan berturut-turut. Peningkatan permintaan yang signifikan tersebut didorong oleh membaiknya tingkat kepercayaan konsumen dan peluncuran dari produk-produk baru di pasaran.

Pembelian bahan baku produksi oleh produsen juga meningkat dalam dua bulan berturut-turut, terutama pada Oktober 2026 untuk dapat memenuhi peningkatan kebutuhan produksi.
Kondisi tersebut berkontribusi terhadap peningkatan dan akumulasi dari persediaan bahan baku produksi dari para produsen untuk menjaga ketersediaan stok barang. Namun, peningkatan produksi dan permintaan terhadap sektor manufaktur tidak diiringi dengan peningkatan lapangan kerja yang signifikan semenjak September 2026.

S&P PMI diperkirakan masih menghadapi tekanan dalam jangka pendek, terutama dari aspek meningkatnya beban biaya akibat peningkatan harga-harga bahan baku, terutama bahan bakar. Tekanan dari pelemahan nilai tukar Rupiah juga ikut berkontribusi dalam peningkatan biaya input produksi dari perusahaan dalam beberapa bulan kedepan.

Namun, dengan momentum kenaikan produksi serta permintaan dari tiga bulan terakhir dapat menjadi katalis positif bagi perusahaan. Apabila kondisi permintaan tetap terjaga dengan baik (ekspor dan domestik), S&P PMI masih akan bertahan di zona ekspansif serta berpeluang untuk meningkat pada bulan berikutnya. []akb/ Office of Chief Economist, PT Bank Mandiri