Bertemu METI Jepang, Wamendag Dorong Kerja Sama Berkelanjutan Indonesia-Jepang

Paris, 6 Mei  2024, pelakubisnis.com  -Wakil  Menteri  Perdagangan  Jerry  Sambuaga mengatakan,  Indonesia  dan  Jepang  telah menjalin kerja   sama   yang   baik melalui   kemitraan   bilateral   termasuk   di   berbagai   forum   regional   dan multilateral.  Hal  itu  terlihat  dari  jumlah  perdagangan  bilateral  Indonesia—Jepang  mencapai USD  37,3  miliar pada  2023. Kerja  sama  Indonesia—Jepang perlu  dilanjutkan,  khususnya  dalam  pengerjaan  beberapa  proyek strategis nasional, seperti infrastruktur dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Pernyataan tersebut disampaikan Jerry saat bertemu Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri (METI) Jepang Ken Saito, pada 2/5 saat mendampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di  sela-sela  Pertemuan  Tingkat  Menteri  Organisation  for  Economic  Co-operation  and  Development (OECD) di Paris, Prancis.

“Kerja sama Indonesia—Jepang yang telah terjalin dengan baik ini harus dilanjutkan. Beberapa proyek strategis nasional  membutuhkan  dukungan  dari  Jepang,  seperti kerja  sama  di  bidang  energi,  infrastruktur  digital,  dan pengembangan   kawasan   ekonomi.   Selain   itu,   Jepang   juga   dapat   berkontribusi   dalam   kerja   sama pengembangan SDM. Hal ini mengingat kebutuhan Jepang akan pekerja teknis dan kebutuhan Indonesia akan tenaga ahli Jepang,” ujar Jerry.

Jerry  menjelaskan,  pengembangan  SDM  sangat  penting  untuk  memanfaatkan  bonus  demografi Indonesia, khususnya di sektor digital. Pengalaman Jepang dalam mengembangkan talenta digital dan industri dapat memberikan manfaat bagi Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Jerry juga mengharapkan dukungan Jepang terhadap aksesi Indonesia ke   OECD. “Kami  berharap  dukungan  Jepang  kepada  Indonesia  terkait  aksesi  ke  OECD.  Sehingga,Indonesia—Jepang   memiliki   satu   forum   internasional   lagi   untuk   berkolaborasi   dengan   Jepang.   Kami menantikan   kemitraan   yang   kuatdalam   memupuk saling   pengertian, rasa   hormat, dan   kerja   sama antarnegara,”ujar Jerry.

Pada  kesempatan  tersebut, Jerry  mengungkapkan  tentang  penandatanganan  amandemen Protokol Perubahan Persetujuan Kemitraan Ekonomi Indonesia – Jepang    (Indonesia – Japan Economic Partnership Agreement/IJEPA)yang ditargetkan dilakukan sebelum kuartal ketiga tahun ini.

“Saat  ini  tim  sedang  mengkaji  dan  mendiskusikan  aspek  hukum  dari  rancangan  protokol  tersebut.  Kami berharap    dapat    mempercepat    proses    hukum    dan    menyelesaikan    dokumen    tersebut    sehingga    siap ditandatangani para pemimpin kami tahun ini,”kata Jerry.

Jerry   menerangkan,  Indonesia – Jepang telah  membentuk  satuan  tugas  gabungan  bilateral untuk  penerapan  Asia  Zero  Emission  Community  (AZEC)  pada  September  2023.Gugus  tugas  ini  terdiri  dari kementerian dan lembaga pemerintah kedua negara, Japan Bank for International Cooperation (JBIC), dan para ahli.

“Kami mengharapkan dukungan Jepang yang berkelanjutan terhadap pelaksanaan proyek-proyek  AZEC  di bawah  gugus  tugas  ini.  Hal  ini  akan  membantu  Indonesia  mencapai  target  pengurangan  emisi  karbon  dan tujuan Jepang untuk mencapai nol emisi di Asia,”pungkas Wamendag Jerry.[]sp