Mendag Budi: UMKM Memberikan Dampak Kesejahteraan dan Ekonomi Nasional

Jakarta, 11 November 2024, pelakubisnis.com  – Menteri  Perdagangan  Budi  Santoso  menyampaikan,  toko  kelontong  tradisional merupakan  salah  satu  bentuk  UMKM  yang  mendukung  kekuatan  ekonomi  rakyat  paling  riil.  UMKM berpotensi memberikan dampak yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan ekonomi nasional.

Demikian  disampaikan  Mendag  Budi  saat  menghadiri  Gathering  Indogrosir  Tahun  2024:  Wonderful Indogrosir di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, pada 10/11.

“Pemerintah berkomitmen meningkatkan kemitraan UMKM dengan pelaku usaha besar. UMKM, khususnya toko kelontong tradisional, memilki jumlah yang cukup besar,yakni mencapai 90 persen dari ritel  di  Indonesia.  UMKM  mampu  menyerap  tenaga  kerja  hingga  97  persen.  Jadi,  kedua  pihak  harus saling bekerja sama saling menguntungkan,”ujar Budi.

Mendag Budi memaparkan, toko kelontong tradisional berpotensi memberikan dampak yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan ekonomi nasional. Berdasarkan data Eruromonitor pada 2022, toko kelontong tradisional menjadi ritel yang paling banyak jumlahnya di Indonesia. Pada tahun tersebut,  jumlah  toko  kelontong  tercatat  sebanyak  3,94  juta  atau  setara  dengan  98,78  persen  dari seluruh ritel di Indonesia.

Budi mengimbau pelaku usaha besar untuk memperluas cakupan kemitraan dengan UMKM. Cakupan  kemitraan  tersebut  bukan  hanya  dalam  hal  penyediaan  pasokan  barang,  tetapi  juga  dalam bentuk  pelatihan-pelatihan  terkait  manajemen  ritel  yang  baik  kepada  warung  UMKM  yang  menjadi mitra. Selain itu, pelaku usaha besar perlu bekerja sama dengan UMKM produksi agar terus tumbuh.

“Kalau jalur distribusi tumbuh, UMKM produksi juga akan tumbuh. Jadi, kemitraan bukan hanya dengan UMKM ritel, tetapi juga UMKM produksi sehingga mampu mendukung industri dalam negeri,”tambah Mendag Budi.

Mendag  Budi  juga  mengapresiasi  Indogrosir  yang  telah  membangun  kemitraan  strategis  denganUMKM.  Ia  pun  berharap  kemitraan  pelaku  usaha  dengan  UMKM  dapat  berkontribusi  semakin  besar bagi perekonomian Indonesia.

“Kami  mengucapkan  terima  kasih  atas  dukungan  Indogrosir  atas  program  pemberdayaan  toko kelontong tradisional. Kami berharap, kemitraan antara Indogrosir dan UMKM dapat terus terjalin dan mendukung ekonomi nasional. Sehingga, cita-cita pemerintah untuk menjadi negara maju pada 2045 dapat tercapai,”pungkas Budi.

Dalam  kegiatan  hari  ini,  turut  hadir  Direktur  Koordinator  Grup  Indomaret  Wiwiek  Yusuf,  Eksekutif Direktur  Indogrosir  Anton  Prasetyo,  rekanan  penyuplai  Indogrosir,  serta  pelaku  UMKM  anggota Indogrosir.  Turut  mendampingi  Mendag  Budi,  yaitu  Plt.  Sekretaris  Jenderal  Kemendag  Isy  Karim  dan Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Moga Simatupang. 

Indogrosir, merek dagang PT Inti Cakrawala Citra, merupakan jaringan pusat perkulakan dengan format distribusi  ke  pedagang  ritel  atau  eceran  tradisional  dan  modern.  Indogrosir  menyelenggarakan Indogrosir Gathering sebagaibentuk apresiasi kepada anggota UMKM. Ajang ini menjadi sarana untuk menjaga  hubungan  Indogrosir,  mitra  UMKM,  para  penyuplai,  dan  perbankan.  Acara  ini  diisi  dengan sejumlah  kegiatan,  termasuk  undian  berhadiah  bagi  UMKM,  hiburan  dari  artis  ibu  kota,  serta bazar. Tahun ini, Gathering Indogrosir dihadiri sekitar 7.000 UMKM dari berbagai toko Indogrosir di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.[]sp