UMKM Binaan Yayasan Astra – YDBA Berbagi Ilmu Bisnis Kuliner Estetik kepada Pewarta
Jakarta, 21 April 2025, pelakubisnis.com – Pewarta menjadi salah satu partner Yayasan Astra – Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) dalam mengembangkan UMKM di Indonesia. Melalui perannya dalam memberitakan hal positif mengenai UMKM, para pewarta memiliki peran strategis dalam membangun atau memperkuat branding UMKM Indonesia, termasuk UMKM binaan Yayasan Astra – YDBA.
Untuk memperkenalkan UMKM binaan Yayasan Astra, khususnya di sektor kuliner sekaligus berbagi ilmu bisnis kuliner yang estetik kepada para pewarta, pada 16 April 2025 lalu menyelenggarakan workshop “Bisnis Kuliner yang Estetik”dengan narasumber Owner Hai Cake, Dini Mifta Pratiwi.
Hai Cake merupakan salah satu UMKM yang memiliki semangat dan komitmen untuk mengimplementasikan setiap program pembinaan yang diberikan Yayasan Astra.Dalam menjalankan usahanya, Ibu dari 3 orang anak ini selalu berupaya untuk melakukan pengembangan produk berdasarkan tren, termasuk cake estetik yang mengutamakan kesehatan. Untuk memperluas pasarnya, Hai Cake juga selalu berupaya berkolaborasi baik dengan UMKM lain maupun perusahaan/ cafe untuk melengkapi sajian-sajian cake yang menarik, namun mengutamakan kualitas.
Hadir dalam acara tersebut, Ketua Pengurus Yayasan Astra – YDBA Rahmat Samulo; Bendahara Pengurus Yayasan Astra – YDBA, Agung K. Sampurno dan Advisor Yayasan Astra – YDBA, Tonny Sumartono serta para pewarta baik media tulis, foto maupun content creator.
Dalam workshop tersebut, Rahmat Samulo menyampaikan, di tengah kondisi ekonomi global yang serba tidak pasti dan berimbas ke Indonesia, Astra melalui Yayasan Astra terus mendorong UMKM tanah air agar bisa melihat peluang di tengah kesulitan. Samulo menyampaikan, bahwa dirinya bersama tim Yayasan Astra optimis dengan para UMKM binaannya yang selalu berupaya agile di berbagai kondisi, termasuk UMKM Hai Cake yang terus melakukan inovasi berdasarkan tren terkini. Oleh karenanya, Samulo berpesan kepada para pewarta untuk sama-sama menunjukkan keoptimisan tersebut melalui pemberitaan positif terkait UMKM Indonesia, agar pemberitaan tersebut bisa membawa impact untuk kemajuan UMKM Indonesia.
Salah seorang pewarta, Arief Rachman yang hadir dalam kegiatan workshop menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan workshop tersebut. Menurut Arief, workshop yang dikemas informal ini tidak hanya menyenangkan karena pewarta bisa belajar membuat cake yang estetik, tetapi juga membuka wawasan para pewarta. Dengan mengikuti workshop ini, Arief mengaku melihat harapan masa depan UMKM yang lebih cerah di tengah pemberitaan yang kurang meyakinkan, terlebih Yayasan Astra terus berupaya menyemangati para UMKM binaannya agar tetap optimis di berbagai kondisi apapun. “Yayasan Astra bisa menyulut api semangat yang meyakinkan, bahwa kesempatan itu selalu ada bagi yang mau bekerja keras dan berkolaborasi, saling menguatkan dan menyemangati,” tutur Arief.
Dini Mifta Pratiwi dalam pemaparan materinya bercerita, bahwa Yayasan Astra membawanya menjadi pengusaha yang selalu ingin belajar. Setiap program pembinaan yang diberikan tidak pernah disia-siakannya untuk bisa naik kelas. “Setiap Yayasan Astra menyelenggarakan pembinaan, saya selalu ikuti dengan semangat. Saya selalu berangkat jam 4 pagi dari rumah agar bisa duduk paling depan dan belajar dengan sungguh-sungguh,” ungkap Dini. Ia percaya, komitmen dan semangatnya untuk terus berkembang bisa membawa Hai Cake bertransformasi lebih baik lagi.
Sekilas Tentang YDBA – Yayasan Dharma Bhakti Astra
YDBA merupakan yayasan yang didirikan oleh pendiri Astra, William Soeryadjaya pada 1980 dengan filosofi ‘Berikan Kail Bukan Ikan’. YDBA didirikan sebagai komitmen Astra untuk berperan serta aktif dalam membangun bangsa, seperti yang diamanatkan dalam butir pertama filosofi Astra, Catur Dharma, yaitu “Menjadi Milik yang bermanfaat bagi Bangsa dan Negara”. Sejalan dengan cita-cita Astra untuk Sejahtera Bersama Bangsa, YDBA juga terus berupaya mengembangkan UMKM di Indonesia agar naik kelas, mandiri dan dapat bersaing baik di pasar nasional maupun global. Sehingga berdampak pada peningkatan ekonomi UMKM yang juga turut menciptakan lapangan pekerjaan.
YDBA menjalankan program tanggung jawab sosial Astra dengan fokus pada pembinaan UMKM yang meliputi UMKM manufaktur, baik terkait value chain bisnis Astra, maupun yang tidak terkait, bengkel umum roda empat dan roda dua, kerajinan & kuliner serta pertanian. Berlandaskan Operating Values-nya, yaitu Compassionate, Adaptive, Responsible dan Excellent, YDBA memberikan pelatihan dan pendampingan kepada UMKM untuk naik kelas dan mencapai kemandiriannya.
Pelatihan juga dilengkapi pendampingan di lapangan melalui 18 cabang YDBA yang berkolaborasi dengan berbagai pihak. Kedelapan belas cabang tersebut tersebar di Cakung, Jakarta Timur; Banyuwangi, Jawa Timur; Bantul, DIY; Solo, Tegal, Banyumas, Jawa Tengah; Citeureup, Puncak Dua dan Bandung Jawa Barat; Lebak, Banten; Tangerang; Sangatta, Paser, Bontang, Kalimantan Timur, Manggarai Barat & Manggarai Timur NTT, Barito Utama Kalimantan Tengah dan Tanjung Kalimantan Selatan. YDBA juga memiliki 1 project pembinaan UMKM di wilayah Salatiga. Hingga Desember 2024, YDBA telah memberikan pembinaan kepada 13.663 UMKM di bidang Manufaktur, Bengkel, Kerajinan & Kuliner serta Pertanian. YDBA secara tidak langsung juga telah menciptakan 75.451 lapangan pekerjaan melalui UMKM yang difasilitasinya.[]sr
