Perpaduan Gaya Klasik dan Kontemporer: 25hours Hotel The Oddbird Resmi Hadir di Asia
Di Kawasan Sudirman Central Business District (SCBD) Jakarta, 25hours Hotel The Oddbird resmi dibuka, menandai kehadiran perdana brand dinamis ini di Asia. Apa saja yang ditawarkan hotel premium ini?
Bertempat di atas ASHTA Mall, District 8, pada Jumat malam, 25 April 2025, digelar Grand Opening party of 25hours Hotel Oddbird dengan tema ‘Block Party at The Oddbird’ yang memunculkan decak kagum para undangan yang melihat langsung bangunan hotel premium perpaduan gaya klasik dan kontemporer ini.
Untuk merayakan kehadirannya, 25hours Hotel The Oddbird, menggelar pesta pembukaan bertema block part. Dimana acara ini menghadirkan sejumlah musisi ternama Indonesia yang tampil di berbagai titik ruang hotel dari COPA Terrace, Oddbird Bar, Cabana hingga sisi Ballroom yang megah. Rasa penasaran dan ingin tahu para undangan terobati dengan mengikuti setiap part acara ini. Boleh jadi malam itu merupakan momentum awal berdirinya hotel dengan atmosfir warna-warni alam tropis di tengah keramaian kota Jakarta ini.
Perayaan dimulai pukul 17.00 WIB dengan sessi sunset di Cabana Pool bersama DJ Asa Kusumah. Acara dilanjutkan dengan penampilan El Fuego Latin Band di Teras COPA pukul 19.00 WIB. Di dalam Oddbird Bar, DJ Patricia Schuldtz, membuka malam pada pukul 19.00 WIB, lalu dilanjutkan oleh DJ Shawn Muljadi dan DJ Tiara Eve hingga tengah malam.
Sementara itu, pada pukul 20.30, di Ballroom, tampil DJ Dipha Barus. Selama acara berlangsung, para tamu dapat menikmati pertunjukan pesulap jalanan, pembacaan tarot, instalasi foto interaktif, serta pameran seni pop-up yang tersebar di seluruh area hotel. Setiap ruang hadir dengan nuansa tersendiri, terinspirasi dari semangat tropis, elemen urban, dan kreativitas khas The Oddbird. Dan acara ditutup dengan penampilan spesial dari Afgan.

Acara ini dihadiri oleh Alexander H. Kusuma, CEO ASRI, Bruno Marti, EVP Brand Marketing 25hours Hotels, dan Christoph Hoffmann. Founder 25hours Hotels. Mereka membaur bersama para undangan serta tamu hotel.
Christoph Hoffmann berkomentar, “Ini merupakan tonggak besar bagi sebuah brand yang lahir 20 tahun lalu di Hamburg, Jerman. Kami berharap ini hanyalah awal, dan proyek-proyek lain di Indonesia yang akan segera menyusul.”
Dirancang sebagai “paradise of paradoxes”, hotel ini menangkap semangat Jakarta — kota dengan ragam kontras — yang hidup berdampingan. Pihak 1508 London melalui studionya di Singapura menghadirkan interior yang berani dan imersif. Tanpa terpaku pada gaya tertentu, melainkan menggali inspirasi dari lanskap dan dinamika kota. Come as you are jakarta/the oddbird twenty five hours hotel.
Konsep kamar dibagi menjadi dua: Garden dan Urban, merepresentasikan dua sisi kota Jakarta. Kamar Garden menghadirkan nuansa tropis yang tenang dengan motif botani dan tekstur berlapis. Sementara kamar Urban menyalurkan energi kota melalui bentuk geometris, sentuhan industrial, dan palet warna yang terinspirasi dari jalanan Jakarta.

Kedua tema ini menyatu di area lain hotel. Mulai dari ruang coworking dengan struktur birdcage skala manusia hingga Oddbird Bar. Di mana artefak Indonesia vintage berpadu dengan desain modern. Diciptakan untuk tamu bisnis maupun liburan, 25hours Hotel : The Oddbird menawarkan pengalaman yang lebih dari sekedar menginap.
Tamu dapat menjelajahi cita rasa .a Latin di COPA. Bersantai di Cabana Pool rooftop, memulihkan diri di VIDA Spa yang dilengkapi Airpod Oxy Chamber, sauna inframerah, dan kolam es komunal, atau mengadakan pertemuan di Creative Lounges, ruang meeting bergaya hunian yang fleksibel dan nyaman.
Tidak hanya itu, 25hours Things Shop dan area coworking mezzanine turut memperkaya pengalaman, menjadikan hotel ini sebagai tempat untuk bertemu, berkreasi, dan terhubung. Di atas area Living Room, terdapat birdcage mezzanine dengan pemandangan terbuka yang difungsikan sebagai area coworking.
Di sebelahnya, 25hours Things Shop melanjutkan narasi desain urban garden dengan sentuhan retail yang kurasi. Cabana Pool & Bar di rooftop menjadi pelengkap perjalanan, menawarkan suasana hijau yang rileks di atas skyline Jakarta.
Jesper Soerensen, General Manager 25hours Hotel The Oddbird, menyampaikan “Melalui kolaborasi kami dengan 1508 London, EDG Design, dan Stylt Trampoli, 25hours Hotel The Oddbird menghadirkan cara baru menikmati Jakarta — merangkul kontrasnya — merayakan kisahnya, dan mengundang para tamu untuk masuk ke dalam dunia yang aneh namun mempesona.”[] Siti Ruslina
