Peritel Asia dan Lokal Terus Memimpin Ekspansi

Jakarta, 10 Maret 2026, pelakubisnis.com –  Riset Colliers melihat minat ekspansi peritel di Jabodetabek semakin menguat, meskipun secara umum kondisi ekonomi membuat pelaku bisnis lebih berhati-hati. Pasar ritel saat ini juga menunjukkan kombinasi yang menarik antara merek internasional yang baru masuk dan lokal Indonesia yang semakin berkembang. Tidak hanya dari barat, belakangan juga terlihat peritel China dan Jepang mulai hadir, terutama di segmen gaya hidup, hobi, dan F&B.

Situasi ini sangat mungkin mencerminkan perubahan geopolitik dan ekonomi yang meluas, dimana semakin banyak perusahaan Asia memprioritaskan ekspansi ke wilayah Asia Tenggara, terutama Indonesia yang muncul sebagai destinasi utama dengan cakupan pasar dan populasi yang besar.

Meskipun minat dari merek internasional tinggi, merek lokal justru semakin berkembang dengan beradaptasi terhadap konsumen yang kini semakin sensitif terhadap harga. Ferry Salanto, Head of Research Colliers Indonesia, menyampaikan, merek lokal Indonesia semakin memperkuat posisinya dengan menawarkan produk berkualitas dengan harga yang kompetitif, sekaligus membangun identitas yang kuat dan relevan dengan pasar lokal.

Riset Colliers melihat adanya perubahan dalam cara peritel memanfaatkan ruang fisik. Banyak yang kini memilih untuk menambah jumlah sekaligus memperbesar ukuran tokonya agar bisa menghadirkan konsep yang lebih “berbasis pengalaman” bagi pengunjung, yaitu:

  • Gaya hidup: Konsep yang berkaitan dengan gaya hidup sehat, aktivitas sosial, dan hiburan semakin banyak bermunculan dan mulai menjadi daya tarik utama di mal.
  • Fasilitas rekreasi: Mal juga semakin sering menghadirkan fasilitas olahraga seperti padel, bowling, hingga indoor go-kart untuk memperkuat posisinya sebagai rekreasi.
  • Durasi kunjungan: Perpaduan antara kuliner, fashion, dan area interaktif dirancang untuk membuat pengunjung betah lebih lama di mal dan mendorong mereka untuk datang kembali.

Di masa mendatang, pasar ritel diperkirakan akan melihat masuknya lebih banyak merek global yang melakukan debut di Indonesia. Namun, untuk bisa berkembang di pasar yang semakin kompetitif, peritel perlu tetap fleksibel dan cepat beradaptasi dengan perubahan pasar.

 “Peritel perlu terus memperkuat posisi merek, meningkatkan efektivitas pemasaran, serta memperkuat upaya menjaga loyalitas pelanggan. Di saat yang sama, mereka juga perlu menyesuaikan diri dengan ekspektasi konsumen yang terus berkembang, terutama dalam hal pengalaman omnichannel dan keberlanjutan”, tandas Ferry

Didukung faktor demografi, sektor ritel Indonesia tetap menawarkan potensi jangka panjang yang terus menguat. Ke depannya, keberlangsungan bisnis peritel masih akan dipengaruhi oleh kolaborasi yang erat antara peritel dan pengelola mal.[]sr