ARTCYCLE Hadirkan Eksplorasi Material Dari Limbah Jadi Karya di ASHTA District 8
Jakarta, 23 April 2026, pelakubisnis.com— Dalam rangka merayakan Earth Month, ASHTA District8 menghadirkan ARTCYCLE, sebuah program kurasi, ruang eksplorasi seni, desain, dan material berkelanjutan. Mengusung tema EARTHFORM, program ini berlangsung pada 20 April – 17 Mei 2026 di area MeltingPot Astha District 8, menghadirkan perspektif baru tentang bagaimana material sehari-hari dapat berevolusi menjadi karya yang bermakna. Sebagai konsep utama dalam ARTCYCLE, EARTHFORM mempertemukan brand berkelanjutan dan seniman visual kontemporer untuk mengeksplorasi potensi material yang kerap terabaikan menjadi karya baru yang bermakna. Mulai dari plastik daur ulang, tekstil sisa, hingga material berbasis hayati dan elemen alami. Setiap kolaborasi menghadirkan pendekatan unik terhadap transformasi material. Melalui pengalaman yang imersif, pengunjung diajak untuk melihat dan merasakan langsung bagaimana limbah dapat berevolusi menjadi bentuk yang inspiratif—menjadikan EARTHFORM tidak hanya sebagai pameran, tetapi juga perayaan kreativitas dan praktik yang lebih bertanggung jawab. “ARTCYCLE: EARTHFORM merupakan bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan program yang tidak hanya relevan secara kreatif, tetapi juga berdampak. Kami berharap inisiatif ini dapat membuka perspektif baru tentang keberlanjutan, sekaligus mendorong kolaborasi dari berbagai latar belakang kreatif dalam melihat potensi material di sekitar kita,” ujar Leonardo Slatter, Sr. Manager Marketing Communications ASHTA District 8.
Dalam perjalanannya, ARTCYCLE: EARTHFORM menghadirkan berbagai kolaborasia antara brand dan seniman, di antaranya Aharimu x Chop Value, Alphabad x Rebricks, Gula x norm:al: living, Harishazka x Bell Living Lab, Lala Bohang x Pable. Setiap kolaborasi menampilkan interpretasi yang beragam, mulai dari karya fungsional hingga eksplorasi artistik yang memperkuat prinsip circular design. Selain itu, ARTCYCLE juga didukung oleh Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) dengan fokus pada pelestarian lingkungan. Melalui berbagai inisiatif yang berlandaskan pada lima pilar keberlanjutan, BLDF secara konsisten mendorong upaya pelestarian lingkungan, salah satunya dengan mengusung gerakan pengelolaan sampah organik.
Dukungan ini sejalan dengan inisiasi yang tercermin dalam ARTCYCLE, sebagaimana mengangkat potensi material dan limbah menjadi karya yang bernilai. Kesamaan visi dalam mendorong kesadaran terhadap lingkungan melalui pendekatan yang kreatif dan kolaboratif menjadi dasar keterlibatan BLDF pada program ini.“Kami melihat ARTCYCLE sebagai inisiatif yang menghadirkan pendekatan baru dalam mengomunikasikan isu lingkungan khususnya pengelolaan sampah, menjadi lebih relevan, kreatif, dan inspiratif. Hadirnya kolaborasi ini, kami harap dapat menumbuhkan kesadaran serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan,” ujarDirector – Communications Djarum Foundation, Mutiara Diah Asmara.[]sr
