Presiden Prabowo Lepas Kontingen Indonesia Menuju Asian Games XX 2026, Olahraga Cerminan Kekuatan Bangsa
Jakarta, 10 September 2026, pelakubisnis.com – Penguatan prestasi olahraga nasional menjadi bagian penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, tangguh, dan berdaya saing. Melalui pembinaan yang terencana dan dukungan lintas pihak, Pemerintah terus mendorong para atlet Indonesia untuk dapat tampil optimal sekaligus membawa semangat dan kebanggaan bangsa di berbagai ajang olahraga internasional.
“Saya merasa bangga hari ini bisa berjumpa dengan saudara-saudara sekalian. Saya ingin menyampaikan bahwa olahraga adalah sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara karena bangsa yang berhasil, bangsa yang kuat adalah bangsa di mana rakyatnya kuat. Kalau rakyatnya kuat, berarti bangsanya kuat. Rakyatnya kuat fisik, kuat keterampilan, kuat semangat, bangsanya itu berarti semangat kuat, bangsa itu terampil, dan bangsa itu berhasil,” Presiden Prabowo Subianto saat melepas Kontingen Indonesia menuju Asian Games XX Aichi-Nagoya 2026 di Istana Negara, Jakarta, pada 9/9.
Prabowo menegaskan, menjadi wakil bangsa di kancah internasional merupakan sebuah anugerah sekaligus kehormatan besar. Dari total 287 juta jiwa penduduk Indonesia, sebanyak 432 atlet terpilih yang terbagi dalam 35 cabang olahraga dipastikan siap berjuang untuk mengibarkan bendera Merah Putih di panggung olahraga tertinggi kawasan Asia.
Dukungan terhadap pembinaan atlet nasional secara intensif juga secara konsisten dijalankan oleh berbagai pengurus cabang olahraga nasional. Sejumlah cabang olahraga unggulan bahkan telah melakukan pemusatan latihan secara berkelanjutan di luar negeri untuk meningkatkan kualitas teknis serta pengalaman bertanding para atlet.
Turut mendampingi dalam agenda pelepasan kontingen tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Cabor Wushu Indonesia (PB WI) menyampaikan kesiapan teknis para atletnya yang saat ini tengah menjalani try out dan pemusatan latihan di Tiongkok.
“Saya hanya menyampaikan wushu sudah mempersiapkan 13 atlet. Dan saat sekarang sedang pelatihan di China. Di Nanjing maupun di Henan. Nah tujuannya agar mereka mempunyai pengalaman sparing dengan atlet yang sama yang akan bertanding di Asian Games. Biasanya kita bisa melakukan dalam 3-4 bulan. Dan tentu terima kasih kepada support dari Pak Menpora yang memberikan support melalui dana APBN. Dan dana APBN ini menjadi penting untuk pembinaan olahraga,” ungkap Airlangga dalam keterangan pers bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir.
Persiapan melalui pemusatan latihan dan pengalaman bertanding dengan atlet dari negara lain menjadi bagian penting untuk meningkatkan kesiapan dan daya saing atlet Indonesia. Dukungan pembiayaan melalui APBN juga menjadi salah satu instrumen Pemerintah dalam memastikan proses pembinaan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan ruang bagi atlet untuk mempersiapkan diri secara optimal.
Sebagai bentuk penyerahan amanah bangsa, Prabowo menyerahkan Bendera Merah Putih kepada perwakilan Kontingen Indonesia yang diterima oleh atlet panjat tebing Veddriq Leonardo, peraih medali emas Olimpiade Paris 2024 dan medali emas IFSC Climbing World Series di Prancis pada 2026. Penyerahan bendera tersebut menjadi simbol kebanggaan dan kepercayaan seluruh rakyat Indonesia kepada para atlet yang akan bertanding membawa nama bangsa.
Gelaran Asian Games XX Aichi-Nagoya 2026 sendiri akan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026 di Jepang dengan melibatkan sekitar 15 ribu atlet dari 45 negara. Kontingen Indonesia optimistis mampu memberikan penampilan terbaik dan kembali mengukir prestasi membanggakan bagi tanah air. []aml/tam/sp
