Strategi Membangun Brand Melalui Media Digital

Jangan memandang era digital hanya sebagai platform menjual produk untuk meningkatkan volume pemasaran. Jauh lebih penting sejauhmana kemajuan teknologi digital mampu membangun merek dengan efektif dan efisien!

Tribunnews.com pada 20 Agustus 2019 berada di peringkat tiga besar versi Alexa. Padahal web berita kelompok Kompas Gremedia Group ini sempat berada pada posisi pertama pada tahun lalu. Pergeseran peringkat itu adalah wajar, karena pengunjung web sifatnya dinamis. Namun demikian, patut menjadi role model dalam membangun brand di era digital.

Portal berita online ini merupakan follower  yang mampu menyalip detik.com sebagai pioneer yang sebelumnya bertahun-tahun  berada di posisi teratas. Sukses tribunnews.com itu karena mampu menghadirkan kearifan  lokal dari sebuah nilai berita. Jaringan Tribun yang tersebar di sejumlah daerah – dengan mengusung berita lokal — mampu membangun proximity (nilai kedakatan) dari sebuah berita. Pasalnya, Indonesia terdiri dari puluhan ribu pulau, dengan karakteristik budaya berbeda, tentunya mempunyai perspektif berbeda dari masing-masing daerah terhadap sebuah berita.

Formula kebijakan redaksional itu  yang menjadi kunci tribunnews.com bisa menduduki peringkat tiga besar web di Indonesia. Pertanyaannya, apakah sukses itu dapat diadopsi dalam membangun brand di era digital saat ini?

Kenapa tidak? Kekuatan media konvensional perlahan tapi pasti mulai tergerus dengan eksistensi gelombang keempat teknologi informasi dan komunikasi. Kini arus informasi ada digenggaman masyarakat. Asumsinya pengguna internel di Indonesia mencapai 143 juta yang sebagin besar diakses melalui smartphone.

Tak urung media digital satu dekade terakhir ini kerap digunakan oleh para pemasar – selain menjual produk – juga membangun brand. Digital marketing yang dilakukan banyak perusahaan ternyata mempunyai dampak besar dalam meningkatkan brand awareness produk atau layanan yang mereka jual. Dalam menjalankan strategi pemasaran digital, dituntut kreatif dalam memasarkan produk. Hal ini bertujuan agar produk yang dipasarkan dapat diingat dengan mudah oleh pasar.

Sementara kemajuan teknologi informasi yang  serba digital seperti sekarang,  dimana komunikasi dilakukan secara online. Isi pesan sangatlah penting. Semakin banyak isi pesan  organisasi atau perusahaan miliki, maka akan semakin mudah bagi seseorang mencari produk atau jasa yang ditawarkan oleh organisasi atau perusahaan. Isi pesan yang efektif adalah isi pesan yang bernilai, relevan, dan optimal yang dipublikasikan secara lintas platform secara konsisten.

Untuk menciptakan atau merumuskan pesan yang efektif, pemasar perlu memahami beberapa hal, yaitu pesan harus menggabungkan inti merek, nilai, serta prinsip keseluruhan perusahaan; pesan harus selaras dengan tujuan mendasar; dan pesan perlu disesuaikan dengan khalayak sasaran dan saluran atau media yang digunakan.

Dalam perspektif ini yang harus dipahami adalah Unique Selling Proposition (USP) dari produk atau jasa ingin  yang Anda jual. Apakah layanan Anda? Ataukah kualitas dari produk yang ingin Anda kedepankan? Selanjutnya menjadikan USP konsep meramu pesan yang ingin disampaikan.  Isi pesan yang anda sampaikan perlu meninggalkan kesan pertama bagi audience.

Sosial media dapat dimanfaatkan dalam membangun brand/foto: ist

Sementara komunikasi digital khususnya (media sosial/medos) efektif gunakan sebagai media promosi. Media sosial juga dapat digunakan perusahaan untuk melakukan riset pasar, berinteraksi langsung dengan pelanggan,dan menentukan sasaran atau target promosi yang ideal bagi produk atau jasa yang ditawarkan perusahaan tersebut. Hal tersebut dilakukan misalnya dengan melihat atau memantau status atau postingan akun pelanggan di medsos, menganalisis profil pelanggan.

Strategi pemetaan audiens yang diinginkan sesuai target market . Anda harus memahami audiens hingga tahap personal agar strategi bisa dijalankan dengan sukses. Pertama-tama, Anda harus menentukan Audience personSeperti apa audiens Anda? Pahami mulai dari aspek demografi, motivasi, hingga tujuan mereka.

Boleh jadi pemanfaatan medsos ibarat komunikasi getok tular (dari mulut ke mulut). Tapi gaya komunikasi  di zaman now ini menggunakan medsos. Apa kelebihan gaya komunikasi model ini? Isi pesan menjangkau lebih luas.  Tidak menutup kemungkinan menjadi viral, bila pesan yang disampaikan menyentuh emosi audiens dan paling tidak frame of reference antara komunikator dan komunikan sama. Fenomena ini yang membuat komunikasi gaya sosmed dapat dijadikan alat promosi (digital marketing). Dan bila dilakun secara intens; dengan konten yang menarik, maka brand yang dikemas dalam konten tersebut pun dapat terdongkrat dalam tempo singkat.

Kini hampir sebagian besar pelaku usaha mulai menggunakan internet sebagai media komunikasi memperkenalkan corporate, brand dan bahkan penjualan. Ada aplikasi-aplikasi yang bisa mengoptimalkan pesan corporate, brand penjualan sampai ke target market. Search Engine Optimization (SEO), misalnya.

SEO  suatu aplikasi atau cara dimana mesin pencari crawling pada konten-konten di internet, melihat seberapa efektif situs tersebut untuk mendatangkan trafik. Mesin pencari akan menilai sejumlah hal dalam situs web, seperti kata kunci, tag, atau judul tautan, kemudian memberikan peringkat berdasarkan kemampuannya untuk menarik organic traffic berdasarkan faktor-faktor tersebut.

Namun demikian, Google perlu waktu mengenali dan memberi peringkat pada situs. Bila situs masih baru, mungkin tidak akan diperhatikan oleh Google untuk beberapa saat. Oleh karena itu,  hasil SEO perlu waktu untuk melihatnya. Mereka yang menjalankan SEO  — disamping memerlukan  taktik – tapi  juga kesabaran dan ketelitian dalam mengoptimalkan situs.

Optimalkan pemanfaatan SEO untuk meningkatkan pengunjung web anda/foto: ist

Di samping itu, para pemasar kerap memasang iklan di mesin pencari. Kita juga mengenal Search Engine Marketing (SEM). Aplikasi ini adalah salah satu saluran pemasaran terpenting untuk menghasilkan traffic di web. SEM pernah digunakan sebagai istilah umum, untuk segala sesuatu yang berkaitan dengan pemasaran pencarian online dan mencakup hal-hal seperti SEO.

SEM belakangan ini  merujuk pada iklan berbayar di dalam mesin pencari. Dengan semakin banyaknya konsumen yang meneliti dan berbelanja produk secara online, SEM telah menjadi strategi untuk meningkatkan jangkauan perusahaan.

Pengiklan hanya membayar untuk tayangan yang menghasilkan pengunjung, menjadikannya cara yang efisien bagi perusahaan untuk membelanjakan uang pemasarannya. Dan sebagai bonus tambahan, setiap pengunjung secara bertahap meningkatkan peringkat situs web dalam hasil pencarian organik.

SEM menjangkau konsumen pada waktu yang tepat, yaitu ketika mereka terbuka untuk informasi terbaru. Tidak seperti kebanyakan iklan digital, SEM tidak akan menginterupsi atau mengganggu pekerjaan mereka. Berbeda dengan SEO yang hasilnya tidak bisa dilihat dengan cepat, hasil yang diperoleh SEM terhitung cepat. Cara ini bisa dibilang tercepat untuk mengarahkan traffic ke website Anda.

SEM bekerja menggunakan algoritma yang rumit untuk memastikan hasil yang paling relevan akan tampil di setiap pencarian, termasuk lokasi dan informasi lain yang tersedia. Dalam iklan pencarian berbayar, iklan yang disponsori akan muncul di bagian atas dan di samping halaman hasil mesin pencari, untuk mendapat lebih banyak visibilitas dan keunggulan daripada hasil organik.

Bila ingin mencari produk di mesin pencari. Anda cukup mengetik kata (istilah) yang ingin dicari. Di halaman hasil pencarian, akan menemukan berbagai iklan perusahaan yang kata kuncinya cocok dengan kata kunci. Iklan tersebut akan muncul di tempat yang pasti terlihat, bersamaan dengan daftar hasil pencarian lain yang juga cocok dengan kata kunci. Daftar hasil pencarian yang berbayar akan sangat relevan dan spesifik. Itulah yang memungkinkan anda, sebagai konsumen, untuk mengkliknya.

Namun demikian, kekuatan digital marketing dalam membangun brand belum maksimal dilakukan para pelaku usaha. Masih banyak pelaku usaha yang hanya memanfaatkan platform digital sebagai penjualan semata. Di lini ini memang efektivitas penjualan bisa  terukur.

Di samping itu, produsen lokal sangat diuntungkan dengan kehadiran platform seperti Tokopedia. Menurut data yang dirilis oleh iPrice, Tokopedia menjadi e-commerce dengan monthly active user (MAU) tertinggi di Indonesia. Situs mereka dikunjungi sekitar 137 juta pengguna setiap bulannya. Perusahaan ini secara konsisten menempati posisi teratas untuk jumlah rata-rata pengunjung bulanan terbanyak sejak kuartal kedua 2018.

Meski masih menjadi yang tertinggi pada Q1 2019 ini, rataan pengunjung situs web Tokopedia mengalami penurunan yang cukup signifikan dibanding Q4 2018. Di akhir tahun lalu, pengunjung bulanan Tokopedia menyentuh angka 168 juta. Itu artinya ada penurunan sekitar delapan belas persen pada awal tahun ini, sebagaimana dikutip dari techinasia.com .

“Untuk bergabung ke platform Tokopedia sangatlah mudah, hanya perlu mendaftar dan dalam dua menit, siapa saja bisa membuka toko di Tokopedia. Kami melihat penjual yang lebih sukses biasanya memiliki kualitas pelayanan yang baik, memperhatikan para pembeli, dan merancang strategi pemasaran dengan baik, di dalam maupun di luar platform Tokopedia,”tutur Vice President of Brand Tokopedia, Andi Djoewarsa.

“Contoh, merespon pesan dengan cepat; jika ada masalah dengan ketersediaan barang harus proaktif mengkomunikasikan dan menawarkan solusi terbaik; jika ada kesalahan, mampu mengubah sentimen negatif menjadi positif lewat solusi-solusi kreatif purna jual. Saat konsumen puas, mereka akan memberikan ulasan yang baik, rekomendasi dan reputasi akan meningkat dan otomatis meningkatkan ekuitas brand,” terang  mantan GM Brand Communications and Activation XL ini. [] Siti Ruslina