5 Khasiat Apel Sebagai Makanan Super Sehat
Jangan sepelekan buah apel. Buah yang renyah, juicy, manis dan penuh gizi ini selain dapat mencegah obesitas, mengkonsumsi apel juga menguatkan otak, kekuatan anti oksidannya juga bermanfaat bagi jantung, mampu menurunkan resiko diabetes serta menjaga kesehatan kulit dan tulang.
Hari itu, 5 Desember 2019, atlet binaragawan Adly Navali di hadapan para tamu yang hadir di acara Peluncuran Kombo Box Apel Washington yang sekaligus puncak perayaan Washington Apple Week sedunia , dengan penuh percaya diri bercerita tentang pengalamannya mengkonsumsi apel yang sudah menjadi kebiasaannya selama 10 tahun terakhir.
Pria asal Kalimantan ini mengaku selalu fit, meski berat tubuhnya mencapai 150kg. Ia menyadari kebiasaannya makan banyak harus diimbangi dengan asupan serat , apel salah satunya yang secara alami bebas lemak, kolesterol dan sodium serta rendah kalori. Alhasil, hingga saat ini ia merasa selalu segar bugar. “Minimal sehar 1 apel saya makan di pagi hari,”ujar pria 40 tahun ini.

Sejatinya, sebuah studi terbaru dari Washington State University, Amerika Serikat, menunjukkan bahwa mengkonsumsi apel , ternyata dapat menurunkan berat badan dan dapat mencegah berbagai gangguan yang berkaitan dengan obesitas. Sebagai makanan bergizi padat, apel sangat cocok menjadi cemilan, pengganti makanan bergizi sehari-hari dan kaya serat. Pada apel ukuran sedang, mengandung sekitar 5 gram serat.
Para peniliti meyakini, memakan apel membantu mencegah beberapa gangguan terkait obesitas termasuk peradangan kronis tingkat rendah yang dapat menyebabkan diabetes.
Mengutip liputan6.com dari laman People, hasil penelitian Universitas Teknologi Graz, Austria menemukan tentang inti dan biji apel yang kerap menjadi bagian dari apel yang kita buang ternyata mengandung bakteri probiotik yang bermanfaat bagi kesehatan. Para peniliti menganalisis bakteri di semua bagian apel termasuk batang, inti biji dan kulitnya. Baik apel organic maupun apel non organic mengandung bakteri dengan jumlah yang sama, namun sebagian besar bakteri ditemukan pada biji apel.
Jenis serat pada apel adalah serat larut yang dapat membantu kita merasa kenyang dalam waktu yang agak lama. Dari situs www.bestapples.com milik Washington Apple Commission disebutkan, ada baiknya mengkonsumsi apel 15 menit sebelum makan siang, yang memungkinkan seseorang mengkonsumsi lebih sedikit makanan berkalori.

Kehebatan kedua dari apel adalah dapat menguatkan otak. Peneliti Cornell University menyimpulkan bahwa apel mengandung anti oksidan kuat yang disebut quertain, yang dapat melindungi oksidasi sel otak. Quercetin diyakini mampu mencegah radikal bebas yang dapat merusak sel-sel otak dan sel lainnya.
Itu makanya kulit apel yang mengandung quercetin sangat dianjurkan kita mengkonsumsi apel dengan kulitnya untuk mendapatkan manfaat maksimal bagi kesehatan otak. Berbagai penelitianlain menunjukkan bahwa mengkonsumsi apel dapat mengurangi resiko kehilangan memori dan timbulnya penyakit neurogeneratif seperti Alzheimer dan Parkinson.
Kehebatan ketiga dari apel adalah baik bagi kesehatan jantung. Kekuatan antioksidan dari sari buah apel bermanfaat bagi jantung. Sebuah studi tahun 2012 yang diterbitkan dalam Journal of Foods Fungsional menemukan, seseorang yang mengkonsumsi satu buah apel selama seminggu, kadar LDL (kolesterol jahat)nya turun sebanyak 40%dibandingkan dengan mereka yang tidak.
Sudah bukan rahasia lagi bahwa tingkat kolesterol tinggi akan meningkatkan resiko terkena serangan jantung yang menjadi penyebab kematian di Amerika Serikat juga Indonesia. Selain antioksidan, serat dan vitamin 100 yang ditemukan dalam apel juga membantu melindungi jantung.
Kehebatan keempat dari apel, menurut studi yang dikoordinir Harvard School of Public Health tahun 2013, orang yang mengkonsumsi dua porsi buah-buahan seperti apel, blueberry dan anggur setiap minggunya secara signifikan dapat menurunkan diabetes tipe 2. Terjadi penurunan 23% resiko diabetes untuk mereka yang makan dua porsi buah dengan mereka yang makan kurang dari satu porsi buah sebulan.
Kehebatan kelima dari apel adalah menjaga kesehatan kulit dan tulang karena apel merupakan sumber baik dari vitamin 100 dan vitamin B. Sebuah apel memiliki 14% dari nilai kebutuhan harian vitamin 100 yang direkomendasikan. Kedua vitamin essensial ini dapat meningkatkan kesehatan kulit dengan mempercepat produksi sel kulit, menghilangkan jerawat dan iritasi kulit.
Bahkan, apel red delicious dan apel granny smith yang sempat menghebohkan masyarakat beberapa tahun silam karena sempat terkontaminasi bakteri listeria monocytogenes, ternyata dua apel jenis tersebut merupakan pelindung kulit karena mengandung tingkat kolagen dan elastin yang tinggi. Apel dapat melindungi tulang karena kandungan phloridzin, flavonoid yang dapat mengurangi matinya sel syaraf akibat penuaan. Apel juga dapat melindungi wanita yang telah mengalami menapouse dari osteoporosis .

Apel Washington salah satu apel terbaik yang beredar di pasaran. Dalam perayaan Washington Apple Week Sedunia yang diadakan di 14 negara termasuk Indonesia pada 1 – 6 Desember 2019, pihak Washington Apple Commision mengkampanyekan “From Our Trees to Your Table” yang misinya adalah menjadikan apel bagian dari gaya hidup sehari. “Apel Washington tidak hanya produk komoditi biasa melainkan produk menginspirasi setiap insan Indonesia untuk gaya hidup sehat dan menjadi bagian dari gaya hidup sehat. Ini solusi untuk gaya hidup anda sekalian. Kami ingin Apel Washington becoming a lifestyle, in every single lifestyle that every Indonesian can do,”demikian kata sambutan yang disampaikan Todd Fryhover, President of Washington Apple Commision di hadapan para tamu yang terdiri dari retailer dan distributor juga media dalam perayaan Washington Apple Week awal Desember lalu.
Dalam lawatannya ke Indonesia, Fryhover membawa delapan petani sebagai duta Apel Washington untuk mengoptimalkan edukasi dan menyebarkan kisah inspiratif tentang komitmen para petani Apel Washington kepada publik, peritel dan konsumen. Produk apel asal Washington yang mengcover 60 negara di dunia ini tak dipungkiri telah menjadi generik di kalangan masyarakat di Indonesia sebagai apel merah, meskipun sebenarnya memiliki banyak varian dan tak hanya berwarna merah .[]Siti Ruslina
