Produksi Sejuta Unit Mobil, PT MMKI Dorong Industri Komponen Dalam Negeri
Minggu ketiga Desember lalu, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) mengumumkan total produksi kumulatif MMKI sebanyak sejuta unit mobil. Angka ini terhitung sejak produksi perdana di Indonesia pada 2017. Produksi sejuta unit ini merupakan harapan PT MMKI untuk berkontribusi terhadap industri otomotif dan perekonomian nasional.
Seremoni tersebut dihadiri oleh Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza, Yasushi Masaki, Duta Besar Jepang untuk Republik Indonesia, Takao Kato, President & Chief Executive Officer Mitsubishi Motors, para pemasok, dan perusahaan mitra lainnya.
Sejauh ini, MMKI mematuhi regulasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Pemenuhan TKDN dinilai akan dapat memicu pertumbuhan industri komponen dalam negeri, sehingga memberikan kesempatan sektor industri kecil dan menengah (IKM) sebagai bagian dari rantai pasok distribusi.
“Pencapaian TKDN tidak hanya mendukung kemandirian industri otomotif, namun mendorong industri lain berkembang, termasuk IKM,” kata Wamenperin Faisol Riza saat menghadiri perayaan produksi 1 juta unit PT MMKI, di Cikarang, Jawa Barat, pada 20/12.
Faisol mengatakan, saat ini PT MMKI menjadi salah satu produsen kendaraan bermotor terbesar di Indonesia. Produksi 1 juta unit ini menunjukkan komitmen industri asal Jepang itu untuk berkomitmen dalam berinovasi, meningkatkan efisiensi dan produktivitas.
“Sehingga kita bisa lihat begitu besar kontribusinya pada industri otomotif dan ekonomi nasional. Apalagi komitmen terhadap pemenuhan TKDN yang terus meningkat,” ujar Faisol seraya menambahkan industri otomotif Indonesia bisa menghasilkan mobil dengan pergunakan komponen lokal yang lebih tinggi dan maksimal.
“PT MMKI telah menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung industri nasional, dengan investasi Rp12,3 triliun dan menciptakan lebih dari 3.600 lapangan kerja,” kata Faisol.

Takao Kato mengatakan, berkat dukungan dari pemerintah Indonesia, para pemasok, dan perusahaan mitra, pusat produksi Mitsubishi di Indonesia telah menjadi pilar utama bisnis perusahaan. “Kendaraan yang diproduksi di sini dijual di seluruh Indonesia, dan beberapa diekspor ke negara lain, termasuk negara-negara ASEAN, sehingga fasilitas ini memiliki peran penting sebagai lokasi produksi utama ASEAN. “Kami akan terus meluncurkan produk-produk yang sangat menarik dan berkontribusi pada pengembangan ekonomi Indonesia lebih lanjut, ” kata Takao Kato.
Pusat produksi yang berlokasi di Kawasan Industri GIIC di Kabupaten Bekasi ini, merupakan perusahaan manufaktur bersama yang didirikan oleh Mitsubishi Motors, Mitsubishi Corporation, dan mitra lokal PT Krama Yudha. Pabrik ini mulai berproduksi pada April 2017 dengan kapasitas produksi tahunan sebesar 160.000 kendaraan. Pada tahun fiskal 2019, kapasitas produksi ditingkatkan menjadi 220.000 kendaraan.
Total dari satu juta unit yang telah diproduksi MMKI sejak tahun 2017 silam, 400 ribu unit di antaranya dikirim untuk pasar negara tujuan ekspor yang saat ini sudah menembus lebih kurang 50 negara
“Pencapaian ini merupakan bukti penerimaan yang baik terhadap produk-produk MMKI di pasar domestik dan ekspor. MMKI akan selalu berkomitmen untuk menyediakan kendaraan berkualitas tinggi dan andal untuk memenuhi harapan dan permintaan pelanggan, sekaligus meningkatkan utilisasi fasilitas produksi. Selain itu, kami akan terus menambah jumlah negara tujuan ekspor,” ungkap Minoru Saito, Presiden Direktur MMKI.
Sementara per 1 April 2017, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) melakukan restrukturisasi bisnis dan mengalihkan bisnis distribusi kendaraan penumpang dan niaga ringan merek Mitsubishi Motors di Indonesia kepada PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI).
Restrukturisasi ini bertujuan untuk lebih fokus pada setiap segmen pasar, serta untuk merespon dan berkontribusi pada setiap pemintaan dari masing – masing segmen pasar dengan cepat dan fleksibel. Melalui perubahan struktur organisasi ini, Mitsubishi bertujuan untuk terus berkembang dan memperluas produk dan layanan dengan kualitas yang lebih baik, yang tentunya hal ini diperuntukkan bagi konsumen setia kendaraan Mitsubishi dan juga masyarakat Indonesia.
Mitsubishi Motors Corporation (MMI) yang fasilitas pabriknya di bawah MMKI, di Kawasan Industri GIIC, Bekasi siap memproduksi model baru, termasuk mobil hybrid. Hal itu disampaikan Takao Kato saat sela seremoni pencapaian produksi satu juta unit mobil Mitsubishi di Indonesia. Langkah itu untuk memaksimalkan kapasitas produksi pabrik MMKI.
“Sekarang saya akan meningkatkan volume produksi MMKI lebih banyak dan kita akan perkenalkan lebih banyak model baru termasuk yang elektrifikasi seperti hybrid,” ucap Kato di Cikarang, Bekasi, pada 20/12, sebagaimana dikutip dari kumparan.com.
Berdasarkan portofolio yang ada saat ini, Mitsubishi cukup banyak lini produk hybrid yang bisa dirakit di dalam negeri. Misalnya, Xpander HEV (Hybrid Electric Vehicle) dan Xpander Cross HEV yang sudah dijual di Thailand.
Dan Faisol Riza turut mengapresiasi kinerja pabrik MMKI yang baru berusia tujuh tahun tersebut. Ia berharap, prestasi produksi satu juta unit dapat membuat Mitsubishi lebih cepat ke elektrifikasi.
“Kami berharap PT MMKI bisa terus percepat inovasi dan teknologi elektrifikasi untuk jawab kebutuhan mobilitas masa depan,” katanya saat sambutan seremoni produksi satu juta unit Mitsubishi di Cikarang, Bekasi.
Takao Kato mengatakan, MMKI memproduksi model-model strategis di Indonesia seperti Xpander dan XForce yang menjadi tulang punggung Mitsubishi di Indonesia dan telah diekspor ke berbagai negara.
“Model-model ini telah terjual tak hanya di Indonesia, tapi juga di negara-negara lain. Lebih dari 400 ribu unit mobil diekspor ke sekitar 50 negara,” kata Kato di Cikarang (Jawa Barat).
Mengacu data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), Mitsubishi Motors mencatatkan ekspor sebanyak 76.708 unit sepanjang Januari-November 2024. Pangsa pasar ekspor sebesar 17,9 persen.
Sementara akhir November lalu, kehadiran PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) hadir pada pameran otomotif Mandiri Utama Finance – GAIKINDO Jakarta Auto Week 2024 (MUF – GJAW 2024). Pameran ini berlangsung di Gedung Indonesia Convention Exhibition (ICE), Bumi Serpong Damai (BSD) City, Kabupaten Tangerang, Banten dari 22 November hingga 1 Desember 2024.

Pameran ini merupakan momen istimewa dalam menghadirkan dukungan Mitsubishi Motors bagi konsumen di Indonesia. Momentum ini menjadi ajang penting untuk memperkenalkan varian terbaru Mitsubishi Xforce Ultimate with Diamond Sense sekaligus brand message terbaru dari MMKSI, yaitu Life’s Adventure – Empowering Every Journey, yang menjadi penanda momentum 55 tahun dedikasi MMKSI untuk masyarakat Indonesia tahun 2025 depan.
“Empowering Every Journey bukan sekadar brand message; ini adalah esensi dari jati diri Mitsubishi Motors di Indonesia. Selama 55 tahun, Mitsubishi Motors telah menjadi pelopor inovasi di negara ini, membantu para konsumen melewati beragam tantangan hidup sekaligus meraih berbagai peluang. Dengan pengalaman lebih dari 5 dekade, teknologi canggih, servis purna jual yang andal, serta kepercayaan yang telah dibangun, kami berkomitmen untuk memberdayakan setiap pelanggan untuk dapat menjelajahi dunia dengan percaya diri dan menjalani petualangan hidup mereka secara maksimal,” tangkas Atsushi Kurita, Presiden Direktur PT MMKSI.[] Yuniman Taqwa
