Hari Perhubungan Nasional 2025: PT KAI Daop 1 Jakarta Teguhkan Bakti Transportasi untuk Negeri
Jakarta, 18 September 2025, pelakubisnis.com– Dalam momentum peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2025 yang mengusung tema “Bakti Transportasi untuk Negeri”, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan transportasi terbaik bagi masyarakat.
Manajer Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menyampaikan bahwa makna bakti bagi KAI adalah menghadirkan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, tepat waktu, serta inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.“Kereta api bukan hanya sarana mobilitas, melainkan juga urat nadi penghubung kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya bangsa. Melalui Hari Perhubungan Nasional ini, kami meneguhkan kembali tekad untuk menjadikan pelayanan transportasi sebagai bentuk pengabdian nyata bagi negeri,” ujar Ixfan (17/9).
Adapun Volume Penumpang Daop 1 Jakarta pada Tahun 2024, Daop 1 Jakarta mencatat volume 10.756.440 pelanggan, terdiri dari, KAJJ sebanyak 9.403.175 pelanggan, sementara KA Lokal sebanyak 1.353.265 pelanggan.
Sepanjang Januari–Agustus 2025, KAI Daop 1 Jakarta telah melayani 6.748.940 pelanggan. Angka tersebut terdiri dari, KA Jarak Jauh (KAJJ) sebanyak 6.598.908 pelanggan dan KA Lokal sebanyak 1.056.830 pelanggan.
Rincian Per Stasiun Utama pada KAJJ (Jan–Ags 2025), Stasiun Pasar Senen (PSE): 2.838.914 pelanggan, Stasiun Gambir (GMR) 2.021.257 pelanggan, Stasiun Bekasi (BKS): 889.592 pelanggan, Stasiun Cikampek (CKP): 121.227 pelanggan, Stasiun Cikarang (CKR): 291.289 pelanggan, Stasiun Karawang (KW): 110.272 pelanggan, Stasiun Jatinegara (JNG): 325.981 pelanggan, Stasiun Jakarta Kota (JAKK): 376 pelanggan, KA Lokal pelanggan terbanyak Naik dari Stasiun Sukabumi sebanyak 518.828 pelanggan, Bogor sebanyak 181.917 pelanggan, Bogor Paledang 162.207 pelanggan dan sisanya dari stasiun lainnya lintas Bogor – Sukabumi sebanyak 193.878 pelanggan.
Selain itu, Ixfan menegaskan bahwa KAI terus berkomitmen menghadirkan transportasi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Upaya ini sejalan dengan misi global menuju green mobility, sekaligus mendukung target nasional dalam pengurangan emisi karbon.“Bakti transportasi juga berarti membangun sinergi dengan pemerintah pusat, daerah, maupun operator transportasi lain agar integrasi moda semakin baik, sehingga masyarakat bisa merasakan kemudahan dalam setiap perjalanan, tambahnya. []sr
