UKM Pangan Berpeluang Tembus Pasar Ekspor
Pameran Pangan Nusa menjadi ajang mempromosikan UKM pangan ke mancanegara. Pasalnya pameran ini digelar berbarengan dengan Trade Expo Indonesia 2023 (TEI), dengan menghadirkan para buyer dari luar negeri. Bagaimana prospeknya?

Pameran Pangan Nusa yang berlangsung pada 18 -22 Oktober 2023, di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang, Banten. Pameran ini menampilkan berbagai produk kuliner dari pelaku usaha kecil dan menengah (UKM). Ragam kuliner tersebut merupakan momentum untuk mempromosikan kuliner nusantara ke kancah dunia, melalui para buyer yang datang dari luar negeri.
“Ini momentum untuk mempromosikan kuliner Indonesia ke kancah dunia.Tentunya, melalui para buyer luar negeri yang hadir di gelaran TEI ke-38 saat ini. Peluang ini harus kita manfaatkan untuk turut meningkatkan ekspor,” kata Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga.
Pameran Pangan Nusa kali ini menampilkan 187 stan yang memfasilitasi 239 pelaku UKM. Pelaku UKM yang hadir dalam Pameran ini terdiri dari 85 UKM kuliner dan pangan dalam kemasan, 20 UKM pangan saji, 46 UKM swadaya, 9 truk makanan, dan area UKM kopi Nusantara. Kemudian, terdapat 6 UKM waralaba dan klinik bisnis yang seluruh pesertanya mewakili dari 34 Provinsi.
Jerry membuka kesempatan bagi para pelaku usaha yang ingin menyampaikan kendala dalam memulai usaha. “Kalau ada hambatan, sampaikan kepada kami. Tetap semangat dan teruskan apa yang sudah dilakukan. Jangan lupa, konsistensi harus menjadi prioritas,” tutur Jerry.
Tahun ini mengusung tema Provinsi Lampung. Lampung menampilkan kuliner makanan dan kopi Lampung. Selain itu, ditampilkan tari Sigeh dalam Pameran Pangan Nusa kali ini.Sigeh Pangunten merupakan tradisi penyambutan tamu agung ala Lampung.
Selain itu, terdapat 10 pemenang UKM Pangan Award 2023. Pangan Award merupakan kegiatan tahunan yang digelar Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk menjaring produk pangan terbaik dari seluruh Indonesia. UKM Pangan Award diselenggarakan sebagai apresiasi pemerintah kepada UKM yang bergerak di bidang pangan yang telah berkreasi dan menciptakan inovasi produk. Kreativitas para pelaku UKM tersebut diharapkan dapat memperkenalkan potensi produk unggulan daerah yang berkualitas dan berdaya saing.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Isy Karim mengatakan, terdapat lima kategori produk yang dilombakan pada UKM Pangan Award 2023, yaitu Produk Bumbu Masakan/Bumbu Dapur, Produk Makanan Camilan, Produk Makanan Kemasan Siap Saji, Produk Minuman Kemasan, dan Kategori Khusus (Inovasi Produk Unggulan Daerah).Total pendaftar sebanyak 1.134 pelaku UKM dari 31 provinsi se-Indonesia dengan 723 produk. Dari hasil penjurian tahap pertama,diperoleh 69 produk dari 47 pelaku UKM. Selanjutnya, pada penjurian tahap kedua, ditentukan 10 pemenang dari 5 kategori produk.
“Kami selaku panitia pusat UKM Pangan Award melakukan sosialisasi, verifikasi dan validasi atas kelengkapan persyaratan pendaftaran yang diajukan para UKM. Selanjutnya untuk penilaian produk, potensi pasar dan kelayakan usaha para pendaftar dilaksanakan oleh dewan juri independen yang berasal dari lingkungan pemerintah, akademisi, ahli desain kemasan, konsultasi pemasaran , praktisi dan pemerhati kuliner,” Isy.
Daftar Pemenang UKM Pangan Award 2023 Kategori Produk Makanan Kemasan Siap Saji
1.Bebek dan Ayam Kampung Ungkep Frozendari PT Yuksri Prima Indonesia
2.Bandeng Presto Jumbodari Bolubollo
Kategori Produk Minuman Kemasan
1.Imago Itox Honey dari PT Imago Randau Harmoni
2.SilaArtisan Tea -Dewi Sartika -Teh Premium -Red Teadari Sila Agri Inovasi
Kategori Produk Makanan Camilan
1.Pisang Goreng Shamiya Kepok Besar dari Pisang Goreng Beku Shamiya
2.Bagea Tepispa dari Miss Putungo
Kategori Produk Bumbu Masakan / Bumbu Dapur
1.Sambal Dayak dari Taraban Sambal Dayak
2.Bumbu Pecel & Kerupuk Gendar dari Bumbu Pecel Bu Broto
Kategori Khusus (Inovasi Produk Unggulan Daerah)
1.Sirup Gula Arentim 360g (250ml) dari Natural Aren Koltim
2.Abon Jantung Pisang dari PT Dama Putra Sejahtera
Sementara owner PT Imago Randau Harmoni, Henry Hidayat dengan brand .Imago Rosewood Honey mengatakan, acara Trade Expo Indonesia 2023 (TEI), minggu ketiga Oktober lalu, Imago Raw Honey mendapat penghargaan juara pertama UKM Pangan Award dalam kategori Produk Minuman Dalam Kemasan.
Henry menambahkan selama lima hari di pameran TEI, Imago mendapat calon buyer dari Negeria, Kashmir, Pakistan, dan Rusia. Tidak hanya itu, di dalam negeri Imago mendapat peluang kerjasama dengan sebuah Café di kawasan Bumi Serpong Damai (BSD), Tangeranng dan hotel di Jakarta.
Dalam tempo beberapa tahun brand Imago Raw Honey kian dikenal. Produsen madu dengan produk ungulan Imago Detox Honey (Itox) ini berfungsi meningkatkan imun dan detoksifikasi tubuh. Produk Imago Raw Honey tidak hanya dikonsumsi oleh masyarakat Jabodetabek, namun sudah merambah ke pasar internasional, salah satunya Amerika Serikat
Menurut Henry, tahun 2018 ia mulai berjualan madu Sumbawa. Saat itu terinspirasi menjadikan madu sebagai souvenir di acara-acara gathering perusahaan. Walaupun hanya sebatas iseng, namun tak disangka bila usaha menjual madu ini berbuah manis.
Sementara Imago telah terdaftar ke BPOM sebagai makanan dan minuman. Pasalnya, didaftarkan sebagai obat, harus memiliki sedikitnya satu apoteker yang bekerja sama 24 jam. Kalau izin edar sebagai obat tradisional atau izin BPOM TR bisa menginformasikan ke masyarakat manfaat apa yang terkandung dari produk tersebut. Waktu pengurusan BPOM ia diarahkan ke kategori makanan dan minuman, yang penting izin edar dari BPOM keluar dulu.
Sejauh ini Imago, kata Henry, mendapat bantuan dari pihak BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) membantu membuatkan jurnal (penelitian ilmiah) tentang Imago. “Jurnalnya sudah terbit mengenai kandungan antitoxin dari Imago Detox Honey,”jelasnya.
Berdasarkan penelitian dari BRIN, Madu Imago kategori Imago Detox Honey bisa bertahan dalam waktu satu tahun di suhu ruang. Padahal sebelumnya hanya bertahan enam bulan bila di dalam chiller pendingin dan tiga bulan di suhu ruang. Alhasil, saat ini produk Imago Itox Honey masa simpannya bisa bertahan sampai 1 tahun di suhu ruang dan 2 tahun di dalam chiller. Artinya produk makanan kesehatan ini sudah siap dipasarkan ke luar negeri.
Henry menambahkan, banyak permintaan dari department store, tapi Imago harus bertahan di suhu ruang selama 1 tahun, termasuk untuk pasar ekspor. “Sekarang kita sudah dapat calon buyer dari Thailand dan Amerika Serikat. Thailand tertarik dengan Imago Itox. Di sana madu sejenis ini belum ada,” kata Henry. Buyer dari Thailand ini ternyata perusahaan importer yang mempunyai resepentatif di 23 negara. Jadi, kalau sudah dieal, Imago tidak hanya ada di Thailand, tapi di 23 negara yang mempunyai resepentitaif di sana.
Selain memproduksi madu, Imago pun memproduksi Granola. Granola merupakan cemilan sehat yang terbuat dari kacang kacangan natural berkualitas premium dan buah kering tanpa bahan pengawet. Signature dari Granola Honey adalah corn flake coating madu yang memberikan rasa yang lezat.
Sedangkan paket ekspor ke Amerika Serikat tersebut adalah produk Granola. Saat ini sedang tahap audit document yang dimiliki Imago sebagai persyaratan masuk ke pasar Amerika Serikat .”Sedangkan untuk sample Granola sudah dikirim ke Amerika. Granola Imago beda dengan Granola brand lainnya,” katanya.
Saa ini, menurut Henry, Imago bekerjasama dengan BRIN sedang memproduksi mesin produksi Granola dan Madu. Saat ini sedang dibuatkan paten proses produksi baik untuk kebutuhan Madu Itox maupun Granola. “Yang saat ni sedang diproduksi adalah mesin untuk madu Itox, setelah itu menyusul mesin produksi Granola,” kata Henry. Desember mendatang mesin tersebut selesai. Mesin proses madu Itox, juga dikembangkan untuk memproduksi Itox dalam kemasan sachet.
Kini segmen pasar Imago Raw Honey membidik pasar korporat. Dalam setahun terakhir ini kontribusi penjualan di segmen B2B (korporat dan event wedding-red) mencapai 65 persen, sedangkan ritel hanya 35 persen.
Bila pada tahun 2020 ke 2021, misalnya, penjualan Imago tumbuh dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2020 omzetnya baru mencapai Rp 25 juta per bulan. Angka ini meningkat menjadi Rp 50-an juta per bulan pada tahun 2021. Selama tahun 2021 ini tren penjualan meningkat lebih dari 10 ribu jar per tahun. Dan puncak penjualan terjadi pada menjelang hari Raya Idul Fitri . Sedangkan di tahun 2022, kata Henry, penjualan mampu mencapai penjualan 15 ribu jar.
Dan di tahun 2023 omzet penjualan mencapai Rp 1,5 miliar pertahun. Ia optimis mampu menembus penjualan 25 ribu jar. “Target omzet penjualan tahun 2024 meningkat mencapai Rp 3 milyar.,” ujar Henry mengunci percakapan.[]Siti Ruslina/Yuniman Taqwa
